Ilustrasi peristiwa Laut Merah dibelah Nabi Musa.(Ist)

Ilustrasi peristiwa Laut Merah dibelah Nabi Musa.(Ist)



Tapak Sejarah dalam Kalender Hijriyah  2

MALANGTIMES - Muharam merupakan bulan pertama dalam penanggalan Hijriyah. Berasal dari kata yang artinya 'diharamkan' atau 'dipantang', yaitu dilarang melakukan peperangan atau pertumpahan darah.

Bulan Muharam bagi umat Islam merupakan salah satu bulan yang penuh dengan peristiwa besar. Pada tanggal 1 Muharam terdapat tahun baru Islam juga terdapat Hari Asyura yang jatuh tanggal 10.

Pada Hari Asyura inilah banyak peristiwa besar bagi umat Islam yang berkaitan dengan para nabi. Dari jejak awal penciptaan manusia pertama, pengampunan, dan pertolongan Tuhan kepada para nabi saat menjalankan perintah-Nya di muka bumi.

Peristiwa-peristiwa itulah yang membuat Hari Asyura dirayakan. Bahkan di masa pra-Islam, Asyura diperingati sebagai hari raya resmi bangsa Arab. Pada masa itu, orang-orang berpuasa dan bersyukur serta menyambutnya dengan suka cita.

Rasulullah SAW pernah bersabda, pada hari tersebut, siapa pun yang berpuasa, maka Allah akan memberi kepadanya pahala 10 ribu malaikat, 10 ribu orang berhaji dan berumrah, dan 10 ribu pahala orang mati syahid.  "...dan barang siapa yang mengusap kepala anak-anak yatim pada hari tersebut. maka Allah SWT akan menaikkan dengan setiap rambut satu derajat. Dan siapa yang memberi makan kepada orang yang berbuka puasa pada orang mukmin pada Hari Asyura, maka seolah-olah dia memberi makan kepada seluruh umat Rasulullah SAW."

Dari berbagai sumber, keistimewaan Hari Asyura dikarenakan adanya begitu banyak peristiwa besar yang menimpa para nabi Allah. Tercatat, ada sekitar 21 peristiwa penting yang terjadi pada 10 Muharam. Pertama, awal penciptaan Nabi Adam sekaligus pertaubatannya setelah melakukan larangan di surga Allah sehingga Adam dan Hawa diturunkan ke dunia. Pada tanggal 10 Muharam, Nabi Idris diangkat oleh Allah ke langit.

Beberapa nabi Allah pada hari tersebut juga mendapatkan perlindungan-Nya. Nabi Nuh diselamatkan Allah keluar dari perahunya sesudah bumi ditenggelamkan selama enam bulan. Bahtera Nuh pun akhirnya mendarat dengan selamat.

Ilustrasi peristiwa perahu Nuh (Ist)

Pada masa Raja Namrud, Nabi Ibrahim yang ditangkap dan dibakar hidup-hidup diselamatkan Allah. Sehingga api yang menghajarnya tidak membuat Ibrahim tewas terbakar. 

Pun, kisah Nabi Yunus yang diselamatkan Allah, baik dari terali besi saat dipenjara sampai saat beliau berada di dalam perut ikan paus selama 40 hari 40 malam.

Tidak hanya peristiwa tersebut. Beberapa nabi pada tanggal 10 Muharam juga mendapatkan perlindungan Allah. Nabi Musa dan pengikutnya saat dikejar pasukan Firaun diselamatkan dengan mukjizat terbelahnya Laut Merah. Laut itu yang kemudian menelan Firaun dan pasukannya setelah Musa dan pengikutnya selamat. Pun, saat kitab Taurat diturunkan untuk Musa.

Asyura juga adalah hari ketika Allah menyelamatkan Nabi Isa ke langit saat beliau akan disalib. Juga kala Nabi Sulaiman diberikan kerajaan yang besar oleh Allah.

Allah juga mengangkat penyakit Nabi Ayub dan Yakub serta mengampuni kesalahan Nabi Daud. Pada tanggal 10 Muharam pula, Allah menjadikan Arsy, Lauh Mahfuz, Malaikat Jibril serta menurunkan hujan.

Begitu banyaknya peristiwa besar di bulan Muharam inilah yang membuatnya istimewa, selain bulan lainnya di dalam kalender Hijriyah, seperti Ramadan yang juga menyimpan begitu banyak peristiwa besar dalam masyarakat Islam. (bersambung)

 

End of content

No more pages to load