Situasi saat pengerjaan Tol Malang - Pandaan. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Situasi saat pengerjaan Tol Malang - Pandaan. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Meski pembangunan belum tuntas, jalan Tol Malang-Pandaan (Mapan) bakal segera diresmikan. Rencananya, peresmian tersebut akan dilakukan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (13/5/2019) mendatang. Peresmian ini molor satu bulan setelah sebelumnya Jokowi sempat diwacanakan akan meresmikan tol tersebut pada 12 April 2019 lalu.

Pimpro 1 Tol Mapan PT Jasa Marga Pandaan Malang (JPM) Yuliana mengungkapkan bahwa persemian akan dilakukan untuk Seksi I hingga Seksi III terlebih dahulu. Pasalnya, pembangunan Seksi IV dan Seksi V hingga saat ini belum tuntas karena terkendala pengadaan lahan hingga rencana pengalihan trase jalan. "Peresmian proyek sendiri untuk Seksi I sampai Seksi III yang progresnya sudah 100 persen. Yang dikebut untuk peresmian ini, kami melakukan pembersihan di semua jalur akses terutama di pintu Singosari," " ujar Yuli kepada malangtimes.com. 

Selain pembersihan, pihaknya juga memastikan seluruh rambu-rambu dan juga pagar yang bocor ditutup semua. "Kurang dua hari, tapo kami optimis semua selesai. Untuk rambu-rambu kurang sekitar 0,4 kilometer lagi yang finishing, untuk lampu di setiap interchange sudah ready, termasuk peralatan tolnya," urainya.

Dari total dari 38 kilometer Jalan Tol Pandaan-Malang, yang sudah siap diresmikan sepanjang 30 kilometer. Tol Mapan seksi I-III sepanjang 30 kilometer yang telah rampung itu juga dapat dioperasikan dalam waktu dekat karena telah lolos uji laik fungsi. 

Jalan Tol Pandaan-Malang terdiri dari 5 seksi yang terbagi menjadi Seksi 1 Pandaan-Purwodadi sepanjang 15 km, Seksi 2 Purwodadi-Lawang sepanjang 8 km, Seksi 3 Lawang-Singosari sepanjang 7 km, Seksi 4 Singosari-Pakis sepanjang 4 km, dan Seksi 5 Pakis-Malang sepanjang 4 km. 

Pembangunan Tol Pandaan-Malang dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT. Jasamarga Pandaan-Malang dengan investasi sebesar Rp 5,9 triliun.  Adapun nilai konstruksi sebesar Rp 3,7 triliun dikerjakan oleh PT.Pembangunan Perumahan (PP). 

Jalan Tol Pandaan-Malang diharapkan akan menjadi bagian vital arus mobilisasi orang serta barang antara Surabaya dan Malang yang banyak memiliki tempat wisata. Kehadiran ruas Tol akan bisa mempercepat perjalanan dari Surabaya menuju Malang dan sekitarnya. Selama ini, perjalanan dari Surabaya ke Malang pada jam padat, bisa mencapai empat hingga enam jam. Dengan melalui jalan tol ini, waktu tempuhnya bisa kurang dari satu jam.