Ilustrasi lampu teras (YouTube)

Ilustrasi lampu teras (YouTube)



MALANGTIMES - Masyarakat yang berpergian meninggalkan rumah dalam rentang waktu lama, terkadang punya kebiasaan menyalakan lampu rumah atau lampu teras tanpa mematikannya selama 24 jam.

Kebiasaan tersebut, dengan maksud ketika malam hari,  pemilik rumah tak perlu repot untuk menyalakan lampu lagi. 

Sehingga mereka mengambil langkah praktis dengan menyalakan lampu, meski ditinggal berpergian dalam waktu yang cukup lama, seperti saat mudik.

Namun ternyata, kebiasaan tersebut justru dapat merugikan pemilik rumah. 

Sebaliknya, kebiasaan tersebut malah membantu pelaku kejahatan, khususnya pelaku pembobolan rumah untuk menjalankan aksinya.

Sebab, bisa saja ada pelaku kejahatan yang melakukan observasi, mencari sasaran, dan kemudian menjumpai rumah dengan lampu yang masih menyala pada terasnya, maka hal tersebut sudah menjadi tanda bagi pelaku kejahatan, jika rumah yang diincarnya dalam kondisi kosong ditinggal pemiliknya.

Dari situ, kemudian pelaku kejahatan menjadikan rumah tersebut sebagai sasaran aksi dan menggasak sejumlah barang-barang berharga pemilik rumah.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri SIK, SH, MH menjelaskan, memang kebiasaan menyalakan lampu saat rumah ditinggal pergi, dan sampai siang hari tetap menyala, rentan menjadi sasaran pelaku kejahatan.

"Makanya, bila memang berpergian dengan cukup lama, bisa berkomunikasi dengan  tetangga sekitar, untuk saling menjaga, menginformasikan kejadian-kejadian yang ada dirumah. Misalnya menyalakan lampu, minta tolong untuk mematikannya, sehingga hal itu setidaknya bisa meminimalkan potensi menjadi korban kejahatan," jelasnya

Selain upaya dari masyarakat sendiri untuk saling menjaga, berkomunikasi dengan lingkungan sekitar, dari pihak kepolisian juga terus melakukan patroli rutin hingga jajaran Polsek di daerahnya masing-masing.

Meskipun begitu, kembali lagi, keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi kepada petugas mengenai situasi sekitar, juga diperlukan agar petugas bisa melakukan antisipasi  atau penanganan tindak kejahatan dalam waktu yang cepat.

"Makanya kami juga terus mengoptimalkan peran Polisi RW, untuk terus berkomunikasi, menjaring informasi dari masyarakat," pungkasnya.

End of content

No more pages to load