Daftar zonasi SMP. (Doc. MalangTIMES)

Daftar zonasi SMP. (Doc. MalangTIMES)



MALANGTIMES - Ada sejumlah tujuan dengan diterapkannya kebijakan zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. 

Beberapa di antaranya ialah menghapus diskriminasi dan ketidakadilan; pintu masuk bagi terwujudnya pemerataan kuantitas dan kualitas sekolah termasuk guru; membantu Pemda dalam pemenuhan SPM; sekolah menjadi tempat belajar menyenangkan dan penguatan pendidikan karakter; dan yang terakhir yakni keberpihakan kepada anak yang tidak mampu.

Keberpihakan kepada anak dengan keluarga ekonomi tidak mampu salah satunya terbukti dengan adanya pengecualian zonasi. Seperti yang diketahui, jalur zonasi menggunakan sistem perangkingan jarak dari titik pusat koordinat sekolah dengan domisili tempat tinggal/rumah siswa sesuai KK.

Baca Juga : Inilah 9 Zona untuk Penerimaan Siswa Baru SMP Negeri Kota Malang

Nah, jalur zonasi bagi keluarga ekonomi tidak mampu yang berdomisili tempat tinggal/rumah dengan sekolah, dengan jarak radius 500 meter dari titik pusat koordinat sekolah, tidak melalui perangkingan jarak.

Hal ini tertera dalam Juknis yang dirilis Dinas Pendidikan Kota Malang dan juga dikonfirmasi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang Totok Kasianto saat ditemui di kantor Dinas Pendidikan Kota Malang belum lama ini.

"Zonasi untuk masyarakat ekonomi tidak mampu, zona terdekat, radius 500 meter dari titik koordinat (jarak sekolah dengan tempat tinggal 500 meter) itu wajib diterima, artinya tidak melalui perangkingan jarak diterima," ujarnya.

Meski begitu, tetap harus ada pembuktian. Bagi calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu dibuktikan dengan keikutsertaan peserta didik dalam program pemerintah penanganan keluarga tidak mampu, memiliki KIP (Kartu Indonesia Pintar) atau PKH (Program Keluarga Harapan).

"Dibuktikan dengan apa? Program Keluarga Harapan, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, maupun penerima bantuan iuran kesehatan. Jadi harus membuktikan itu," beber Totok lebih lanjut.

Sedangkan bagi keluarga ekonomi tidak mampu di kelurahan yang diampu berdomisili jarak di luar radius 500 meter dari titik pusat koordinat sekolah, tetap dilakukan perangkingan jarak tempat tinggal/domisili tempat tinggal/rumah dengan sekolah.

"Bagi di luar radius 500 meter gimana? Ya tetep dirangking melalui jarak. Untuk masyarakat yang di luar itu silakan itu semua melalui jarak, zonasi. Jarak dari titik koordinat sekolah dengan tempat tinggal," tandasnya.

Perangkingan menggunakan jarak ini didapat dengan cara menentukan jarak antara alamat tempat peserta didik sesuai dengan KK dengan pusat koordinat sekolah dengan menggunakan google map.

Dinas Pendidikan sendiri telah membagi 9 zona untuk PPDB SMP di kota Malang. Tiap zona berisi 5 hingga 9 kelurahan dan 3 pilihan SMP. Selengkapnya bisa dibaca di sini:

End of content

No more pages to load