Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan dari Polres Batu dan Pemkot Batu saat sidak bahan pokok di Pasar Besar Kota Batu beberapa saat lalu. (Fot: Irsya Richa/MalangTIMES)

Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan dari Polres Batu dan Pemkot Batu saat sidak bahan pokok di Pasar Besar Kota Batu beberapa saat lalu. (Fot: Irsya Richa/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Bulan Suci Ramadan sudah memasuki hari kelima. Bersyukurnya karena beberapa komoditas bahan pokok di Kota Batu mulai stabil. Bahkan untuk stok pangan di Kota Batu terpantau hingga Lebaran mendatang lebih dari kebutuhan. 

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdang) Kota Batu  Kaero Latif Setiawan mengatakan, selama b Ramadan, stok pangan di Kota Batu masih sangat banyak.

“Selama satu bulan mendatang, stok pangan ini aman. Pergerakan harga bisa dimungkinkan, tapi diperkirakan tidak ada lonjakkan,” ungkap Latif. 

Dia menyebut stok beras di sembilan gudang distributor sembako total berjumlah 149 ton. Lalu gula sebanyak 145 ton, minyak goreng 106 ton, dan tepung 70 ton.

Latif menambahkan, masyarakat gang ingin melihat-lihat harga bahan pokok di daerah lainnya busa mengecek di di web siskaperbapo. Sehingga masyarakat bisa membandingkan harga di Kota Batu dengan daerah lainnya. 

“Untuk minggu pertama Ramadan ini, seperti di Pasar Besar Kota Batu ini cenderung banyak komoditas  yang stabil. Ada beberapa yang naik, tapi tidak signifikan,” imbuhnya.

Beberapa bahan pokok yang stabil itu yakni beras di kisaran harga Rp 11.300 per kilogram. Kemudian gula pasir Rp 11 ribu per kilogram, minyak goreng Rp 26 ribu per liter. Begitu juga dengan daging sapi, harganya tetap bertahan di Rp 115 ribu per kilogram.

Bahan ada juga yang mengalami penurunan harga. Antara lain, bawang putih yang beberapa waktu lalu sempat melonjak Rp 50 ribu per kilogram  kini menjadi Rp 35 ribu.

Cabai rawit yang awalnya harganya Rp 18 ribu turun menjadi Rp 15 ribu per kilogram. Begitu juga bawang merah, kini harganya hanya Rp 15 ribu per kilogram dari harga normal Rp 20 ribu.

Sedangkan yan mengalami kenaikan adalah telur ayam. Awalnya telur per kilogramnya Rp 22 ribu, kini naik menjadi Rp 23 ribu. Daging ayam juga mengalami kenaikan, dari sebelumnya Rp 30 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 34 ribu per kilogram.

End of content

No more pages to load