Pertemuan antara Komisi B DPRD Kota Malang bersama jajaran PD RPH Kota Malang. (Foto: Dokumen MalangTIMES)

Pertemuan antara Komisi B DPRD Kota Malang bersama jajaran PD RPH Kota Malang. (Foto: Dokumen MalangTIMES)



MALANGTIMES - Transformasi Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Malang menjadi Perumda Tugu Aneka Usaha terus dimatangkan. Salah satu langkah strategis yang digeber, yakni menggandeng sejumlah perguruan tinggi untuk merancang rencana yang komprehensif. Mulai dari penyusunan feasibility studi (studi kelayakan) hingga rencana desain usaha dari hulu ke hilir. 

Plt Direktur Utama PD RPH Kota Malang Ade Herawanto mengungkapkan, upaya intensifikasi dan ekstensifikasi akan dilakukan sesegera mungkin. Termasuk urusan penataan dan penambahan sumber daya manusia (SDM), mekanisme legal serta standar operasional PD RPH atau ke depan menjadi Perumda Tugu Aneka Usaha.

Di antara langkah-langkah komprehensif yang akan dilakukan, Ade menyebut bahwa pihaknya tengah menjalin MoU (nota kesepahaman) lintas instansi. Termasuk dengan berbagai perguruan tinggi di Kota Malang agar setiap kebijakan yang diambil memiliki dasar kajian ilmiah. "Untuk memulai langkah-langkah strategis yang telah disusun lewat time schedule action plan, feasibility study dan pre design berbagai rencana bisnis," ujar Sam Ade d'Kross, sapaan akrabnya. 

"Karena target yang kita usung adalah bagaimana RPH atau nantinya Perumda Tugu Aneka Usaha ini akan mampu meningkatkan pelayanan prima bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan karyawan serta berperan nyata dan berkontribusi aktif dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Malang," urai pria yang masih menjabat Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang ini.

Ade juga membangun sinergi usaha hulu sampai hilir. Seperti penggemukan ternak, proyeksi usaha potong unggas hingga produksi daging olahan untuk kebutuhan ekspor dan berbagai usaha lainnya. Sebelumnya, Wali Kota Malang Sutiaji menargetkan nantinya Perumda Tugu Aneka Usaha akan dikembangkan menjadi Perseroan yang menangani aneka usaha. Harapannya, perusahaan plat merah itu menjadi primadona sekaligus tulang punggung peningkatan PAD. 

Sebelumnya, PD RPH Kota Malang juga telah melakukan diskusi dengan Komisi B DPRD Kota Malang. Dewan berharap, RPH bisa segera membenahi struktur organisasi, memperbaiki kinerja dan terus membangun inovasi. 

"Sebagai mitra kerja dan juga legislatif yang membidangi sektor perekonomian dan keuangan, tentu saja rencana-rencana tersebut kami dukung penuh. Kami apresiasi berbagai langkah, baik jangka pendek maupun jangka menengah yang akan ditempuh PD RPH di bawah pimpinan Pak Ade," kata Ketua Komisi B, Tutuk Hariyani.

Pihaknya menyerukan supaya langkah taktis terkait penataan dan penambahan SDM, mekanisme legal serta standar operasional bisa membuat kinerja PD RPH semakin optimal. "Begitu pula untuk berbagai business plan harus segera jalan. Termasuk mulai menjadi distributor daging yang aman, sehat, utuh dan halal mulai awal Ramadan ini," tandas Tutuk.

End of content

No more pages to load