Petugas PD RPH Kota Malang melakukan pengecekan kualitas produk daging yang akan dipasok ke pasar tradisional dan supermarket di Kota Malang. (Foto: Dokumen MalangTIMES)

Petugas PD RPH Kota Malang melakukan pengecekan kualitas produk daging yang akan dipasok ke pasar tradisional dan supermarket di Kota Malang. (Foto: Dokumen MalangTIMES)



MALANGTIMES - Setiap tahun, permintaan daging sapi di Kota Malang meningkat sekitar 25 persen mendekati Hari Raya Idul Fitri. Konsumsi masyarakat selama bulan Ramadan juga mengalami kenaikan dibandingkan hari-hari biasa. Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong hewan (RPH) Kota Malang memastikan stok aman serta siap memasok daging sehat dan halal selama Ramadan-Lebaran. 

Plt Direktur Utama PD RPH Kota Malang Ade Herawanto mengungkapkan, daging produksi RPH rencananya bakal dipasok ke supermarket maupun pasar-pasar tradisional di wilayah tersebut. "Untuk memenuhi ketersediaan produk olahan daging yang berkualitas di pasaran, kami bersinergi dengan Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan, Bagian Perekonomian dan seluruh stakeholder terkait seperti KUD," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Sam Ade d'Kross itu menyebut, produk-produk RPH juga sudah mengantongi sertifikasi halal MUI Jawa Timur dan telah memiliki nomor kontrol veteriner (NKV). Dengan sertifikat tersebut, dia memastikan bahwa produk daging yang diedarkan memenuhi kualifikasi aman, sehat, utuh dan halal (ASUH). 

Belum lama ini, lanjut Ade, jajaran RPH telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) gabungan. Bersama stakeholder terkait, pihaknya memantau ketersediaan dan kualitas stok daging. Sekaligus, melakukan sosialisasi surat edaran UU No 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan. 

"Sasarannya tidak hanya ke pasar-pasar tradisional, tetapi seluruh outlet yang menjual produk olahan daging serta pasar modern atau supermarket sekaligus. Sosialisasi ini berkaitan aturan-aturan tentang pemotongan /penyembelihan hewan kepada seluruh pengelola hotel, restoran dan katering," sebutnya.

Mantan kabag humas Pemkot Malang itu menegaskan, langkah itu merupakan salah satu upaya mendukung kebijakan Pemkot Malang dalam membangun wisata halal. RPH juga terus mendorong sertifikasi halal untuk bisa diterapkan oleh seluruh jagal di Kota Malang. "Karena itulah, RPH juga mendukung program pemerintah untuk mengembangkan pariwisata halal Indonesia di Kota Malang," tutur pria yang juga menjabat kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang itu.

Sebelumnya, kesiapan PD RPH Kota Malang dalam memenuhi ketersediaan daging halal selama Ramadan dan menyambut Idul Fitri disoroti langsung oleh pihak legislatif. Rombongan Komisi B DPRD Kota Malang melakukan sidak ke kantor RPH di kawasan Gadang. Dalam sesi audiensi, pihak Komisi B menekankan pentingnya RPH memenuhi stok daging yang sesuai klasifikasi  (ASUH).

"Jadi, ini harus menjadi perhatian serius oleh RPH. Mulai dari tahap pemotongan hingga nanti daging yang didistribusi ke pasaran harus memenuhi klasifikasi tersebut. Begitu pula dengan ketersediaannya sampai Lebaran nanti, harus aman," ungkap anggota Komisi B, Lookh Mahfudz. Komisi B juga mendukung PD RPH untuk memulai bisnis sebagai distributor daging mulai awal Ramadan ini.

End of content

No more pages to load