MALANGTIMES - Terkadang saat berbelanja, masyarakat, khususnya warga Kota Malang, masih ada saja yang mengalami kebingungan prihal harga-harga dari bahan pokok di Pasar Rakyat Kota Malang.  

Sehingga dari situ, masyarakat malah takut dan batal berbelanja karena takut kemahalan atau keblocok.

Hal itu disebabkan karena bisa saja mereka tidak mengetahui harga patokan dari barang tersebut dan bisa juga karena tidak mengetahui update harga terbaru dari barang akan dibeli.

Namun tenang dulu, bagi masyarakat yang memang ingin berbelanja di pasar rakyat Kota Malang, tak usah bingung mencari tahu atau bertanya-tanya kepada para pedagang satu persatu mengenai harga-harga bahan pokok.

Masyarakat kini juga tak perlu takut kemahalan, saat berbelanja. 

Sebab sebelum berbelanja, masyarakat bisa mengintip harga-harga dari bahan pokok yang akan dibeli pada sistem informasi yang disediakan Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang.

Sistem informasi tersebut bisa diakses masyarakat melalui alamat sembakomalang.com. Dalam sistem informasi tersebut, berisi informasi harga segala macam komoditi diseluruh Pasar Rakyat Kota Malang.

Pada sistem tersebut, juga bisa menampilkan grafik kenaikan maupun penurun harga yang terjadi dari sebuah komoditi pertanggal setiap harinya.

"Masyarakat yang bingung, bisa menjadikan informasi pada website tersebut sebagai acuan, agar tidak kebingungan. Dan setiap harinya, informasi perubahan harga, juga selalu di update oleh petugas," ungkap Asih Siswanti, Kasi Stabilitas Harga Disdag Kota Malang (8/5/2019).

Dengan melihat informasi harga terlebih dahulu, tentu hal tersebut juga bisa menjadi pertimbangan masyarakat untuk mengatur budget belanja setiap harinya, serta menghindarkan masyarakat menjadi konsumen yang terjebak dengan harga yang terlalu mahal saat berbelanja.

Lebih lanjut Asih kembali menjelaskan, selain pada sembakomalang.com, masyarakat juga bisa melihat informasi perihal harga berbagai komoditi pada Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) yang dikeluarkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim.

Pada aplikasi tersebut, informasi harga berbagai macam komoditi, tak hanya pada satu daerah, melainkan terdapat informasi harga komoditi dari 38 daerah baik itu kabupaten dan kota di Provinsi Jatim.

"Dan kembali kami imbau, masyarakat yang memang lagi-lagi bingung masalah harga, bisa melihat sistem informasi yang memang disediakan oleh pemerintah tersebut. Di sana jelas harga dari varian-varian bahan atau barang dimasing-masing pasar," pungkasnya.