Volume Penumpang Stasiun Kotabaru Malang Diprediksi Naik Hingga 300 Persen

MALANGTIMES - Pekan pertama Ramadan 1440 H tahun ini, masih belum terlihat adanya peningkatan volume penumpang di Stasiun Kotabaru Malang. Diprediksi, kepadatan mulai terjadi pada pertengahan bulan puasa nanti. Meski demikian, menjelang Hari Raya Idul Fitri mendatang, volume penumpang bakal naik hingga 300 persen dibanding arus normal.

Wakil Kepala Stasiun Kotabaru Malang Burhanudin mengungkapkan bahwa pada hari biasa, penumpang yang datang atau turun di stasiun utama Kota Malang mencapai 3 ribu orang per hari. "Di momen arus mudik lebaran tahun ini, diprediksi volume penumpang di stasiun mencapai 10 ribu orang per hari. Karena di momen akhir pekan volume penumpang sebanyak 5 ribu orang," ungkap Burhanudin.

Dia menyebut, minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api di momen Lebaran tahun ini cukup tinggi. Terbukti, tiket kereta api ekonomi Matarmaja jurusan Malang-Jakarta Pasar Senen telah ludes terjual, baik untuk tiket arus mudik maupun arus balik.

"KA arus mudik dari Jakarta ke Malang sudah habis semua karena masyarakat sudah bisa membeli sejak H-90 keberangkatan. Yang jelas untuk KA Matarmaja keseluruhan, arus mudik maupun balik sold out semuanya," kata Burhanudin, hari ini (7/5/2019).

Meski tiket KA Matarmaja telah habis, namun KA eksekutif Gajayana lebaran maupun reguler masih tersisa. Tiket yang tersisa itu hanya untuk keberangkatan mulai H+7 lebaran. "Untuk KA Gajayana reguler di tanggal setelah H+7 Lebaran tersisa 25 persen, sedangkan KA Gajayana Lebaran masih sekitar 70 persen," paparnya.

Untuk diketahui, pada Lebaran tahun ini, PT Kereta Api Indonesia menyediakan dua kereta tambahan guna mengantisipasi lonjakan penumpang. Kereta tambahan Lebaran itu yakni KA Gajayana dengan kapasitas 848 tempat duduk, serta KA Matarmaja dengan kapasitas 450 tempat duduk per hari.

Top