Lebur Sekat, Safari Ramadan Kembali Sapa Masyarakat Kabupaten Malang

May 07, 2019 14:56
Wabup Malang Sanusi siap berkeliling ke berbagai wilayah dalam Safari Ramadan (Humas Kabupaten Malang)
Wabup Malang Sanusi siap berkeliling ke berbagai wilayah dalam Safari Ramadan (Humas Kabupaten Malang)

MALANGTIMES - Safari Ramadan kembali digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Sebagai program rutin di setiap tahun saat memasuki bulan sucinya umat Islam, Safari Ramada secara substansi ditujukan untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakatnya.

Hal itu semakin diperkuat dengan konsep yang diusung pada Safari Ramadan 2019 ini. Yakni, 'Melebur Sekat' yang dimungkinkan tetap ada dalam masyarakat. 

Melebur sekat antara masyarakat dengan pemerintah, merupakan konsep tahunan dalam Safari Ramadan Pemkab Malang. Dari bupati non aktif Rendra Kresna sampai pada Wakil Bupati (Wabup) Malang Sanusi. 

"Konsep Safari Ramadan selain untuk meningkatkan keimanan, juga untuk terus mendekatkan diri dalam konteks pemerintahan. Ini yang Pemkab Malang upayakan terus-menerus," kata Sanusi, Selasa (07/05/2019).

Pasalnya, harapan dan gerak perubahan yang cepat dalam masyarakat perlu mendapat ruang lebar agar tidak terjebak dalam pemahaman sempit yang berujung pada polarisasi pemerintah versus masyarakat. "Ruang inilah yang kita masuki dalam Safari Ramadan. Sehingga sekat dan jarak melebur dan akhirnya lahir komunikasi harmonis antara masyarakat dan pemerintah," ujar Sanusi.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Malang, Tien Farihah, menyampaikan bahwa konsep Safari Ramadan tahun 2019 masih mengusung konsep melebur sekat antara masyarakat dan pemerintah. Sehingga Safari Ramadan yang akan direncanakan berkeliling diberbagai wilayah Kabupaten Malang, akan lebih mendekatkan pemerintah dengan masyarakatnya.

“Konsep pada Safari Ramadan, Bapak Wabup Malang akan berkeliling selama Ramadan di berbagai wilayah. Menyapa warga masyarakat dan memberikan arahan yang dilanjut ceramah keagamaan," terang Tien.

Tentunya, lanjut Tien, Safari Ramadan akan diawali kegiatan pemberian bantuan bagi duafa dan anak yatim. "Selain berbuka bersama dan salat tarawih berjemaah," imbuhnya.
Sedangkan untuk kegiatan Safari Ramadan akan dimulai besok hari (Rabu, 08/05/2019) di Desa Sumberagung, Kecamatan Ngantang. Hari Jumat (10/05/2019) Safari Ramadan dilanjutkan ke Desa Donomulyo, Kecamatan Donomulyo.

Berselang tiga hari kemudian digelar di Desa Donorawih, Kecamatan Karangploso, Senin (13/5/2019). Kemudian di Desa Tajinan, Kecamatan Tajinan, Rabu (15/5/2019) dan Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Kepanjen, Kamis (16/5/2019).

Sedangkan di hari Jumat (17/05/2019)-nya Safari Ramadan yang biasanya seluruh pejabat Kabupaten Malang ikut serta, akan digelar di Desa Jambangan, Kecamatan Dampit. 
"Terakhir, Safari Ramadan akan diadakan di Pondok Pesantren Salaf Al-Quran Asy Syadzili, Kecamatan Pakis, hari Kamis (23/5/2019)," ujar Tien.

Seperti tahun yang lalu juga, dalam Safari Ramadan terdapat tambahan kegiatan yang dikonsentrasikan di pendapa agung Kabupaten Malang. Yaitu kegiatan yang bersamaan dengan peringatan Nuzulul Qur'an. 

Baca Juga : MUI Sebut Puasa Ramadan Bentengi Diri dari Covid-19, Imbau Ibadah di Rumah

"Di tahun lalu biasanya agenda buka bersama dengan alim ulama dan anak-anak yatim piatu pada 21 Mei," ucap Tien yang melanjutkan dari agenda Safari Ramadan tanggal 28 Mei 2019 akan digelar acara di Pondok Pesantren Salafiah Shirotul Fuqoha atau yang akrab dikenal Ponpes KH Ahmad Dahlan Ghoni di Desa Sepanjang Kecamatan Gondanglegi.

Topik
MalangBerita MalangWakil Bupati MalangSafari Ramadan 2019Ponpes KH Ahmad Dahlan GhoniKecamatan Donomulyo

Berita Lainnya

Berita

Terbaru