Warga Turen Ini Babak Belur Karena Kotak Amal Musala

MALANGTIMES - Samsul Arif warga Dusun Kauman, Desa Talok, Kecamatan Turen ini, hanya bisa pasrah saat tubuhnya dijadikan sasaran amukan massa, Minggu (5/5/2019). Warga dibuat geram lantaran pelaku nekat mengasak kotak amal Musala Baitul Rohman, yang berlokasi di Dusun Karangsuko, Desa Taman Satrian, Kecamatan Tirtoyudo.

“Tersangka kedapatan merusak kotak amal, kemudian mengambil seluruh uang dari kotak amal yang terbuat dari kaca tersebut,” kata Kapolsek Tirtoyudo, AKP Suyoto kepada MalangTIMES.com, Senin (6/5/2019). 

Diperoleh keterangan, sesaat sebelum melancarkan aksi pencurian, pelaku nampak berseliweran di sekitar lokasi kejadian. Setelah memastikan situasi aman, pria yang kini berusia 40 tahun tersebut, nekat membobol kotak amal yang ada di dalam musala. Namun, belum berhasil kabur.

Aksi pencurian tersebut dipergoki oleh warga sekitar. Massa yang geram akhirnya langsung menghujami bogem mentah ke arah tersangka. Beruntung aksi brutal tersebut tidak terus berlanjut. Sebab perangkat desa setempat, yang mendapatkan informasi langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk meredam emosi warga. 

Hingga akhirnya, Samsul digelandang ke Balai Desa Taman Satrian guna menghindari amukan warga. Kasus ini akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian. Mendapat laporan, beberapa personel Mapolsek Tirtoyudo diterjunkan ke lokasi kejadian. “Dari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), tersangka mencuri kotak amal dengan cara mencongkel gembok yang kemudian mengambil uang senilai Rp 70 ribu yang ada di dalam kotak amal,” sambung Suyoto. 

Selain mengamankan seorang tersangka, polisi juga menyita beberapa barang bukti. Diantaranya uang hasil curian, satu kotak amal yang dirusak pelaku, serta satu buah obeng yang digunakan untuk mencongkel gembok. Sedangkan tersangka yang babak belur akibat dihajar massa, sempat menjalani perawatan di Puskesmas setempat. 

Sebab, setelah menjadi samsak hidup, samsul mengalami luka memar dibagian bibir, kepala, dada, dan tengkuk leher. “Kasus ini masih dalam tahap penyidikan, sedangkan terhadap tersangka sudah kami jebloskan kedalam penjara Polsek Tirtoyudo, sejak kemarin (Minggu),” ujar Suyoto.

Top