Kepala Disparbud Kabupaten Malang Made Arya bersama staf ahli menteri pariwisata bidang multikultural Esthy Rejo di stand bernuansa pantai (Disparbud)

Kepala Disparbud Kabupaten Malang Made Arya bersama staf ahli menteri pariwisata bidang multikultural Esthy Rejo di stand bernuansa pantai (Disparbud)


Pewarta

Dede Nana

Editor

Heryanto


MALANGTIMES - Agenda rutin tahunan yang akan menginjak usia ketiga di sektor pariwisata yaitu Malang Beach Festival (MBF), terus didorong sejak beberapa bulan lalu. 

Berbagai kegiatan yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, misalnya mengikuti Majapahit International Travel Fair (MITF), merupakan salah satu bagian dalam roadshow atau sosialisasi MBF III yang rencana digelar bulan September-November 2019 datang.

Di acara MITF yang berakhir hari ini (Minggu, 05/05/2019) di Grand City, Surabaya, Disparbud Kabupaten Malang mengusung tema Pantai Wedi Awu di standnya. 

Melalui tema pantai ini, Disparbud Kabupaten Malang menyulap standnya dengan nuansa 'pantai banget'.

"Wah, ada perahu dan pohon kelapanya. Ini menarik, seperti pantai sungguhan," kata Esthy Reko Astuti Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural, saat berkunjung ke stand Disparbud Kabupaten Malang yang seluruh dindingnya dipasang backdrop gambar gelombang pantai Wedi Awu.

Esthy yang didampingi Kepala Disparbud Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara, juga menyampaikan, "Jangan bikin malu Malang lho...Harus bagus, kreatif dan menarik ya nanti di acara Malang Beach Festivalnya," ujarnya.

Antusias Esthy terhadap potensi pariwisata pantai di Kabupaten Malang, sama dengan para pengunjung yang datang ke stand Disparbud. 

Suasana stand yang 'pantai banget' membuat para pengunjung membayangkan keindahan pantai Wedi Awu, salah satu dari ratusan pantai lainnya di Kabupaten Malang.

Maka, tak ayal kalau para pengunjung pun beramai-ramai mengabadikan 'sementara' suasana pantai Wedi Awu melalui foto. 

Baik secara swafoto sampai wefie atau foto bersama dengan latar dan suasana pantai Wedi Awu.

"Stand Disparbud Kabupaten Malang memang menarik untuk dijadikan spot foto bagi pengunjung," ujar Esthy.

Berpose dengan latar belakang pantai Wedi Awu di stand Disparbud Kabupaten Malang (Disparbud)

Dikesempatan berbeda Made Arya mengatakan, di acara MITF Surabaya yang merupakan ajang tahunan mempromosikan pariwisata di Jawa Timur (Jatim) khususnya, memang memberikan porsi utuh untuk tema pantai.

"Ini bagian dari roadshow atau sosialisasi kita menjelang MBF ketiga tahun ini. Sehingga kita harapkan, saat MBF digelar nanti, masyarakat sudah memiliki gambaran terkait ratusan pantai indah yang kita miliki," terangnya.

Made Arya juga menegaskan, bahwa pihaknya akan secara serius menangani MBF III di tahun 2019 ini. 

"Tentunya nanti tidak akan mengecewakan dan tidak akan membuat malu Malang di sektor Pariwisata," ujarnya menanggapi seloroh mantan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Rejo.

MBF sebagai agenda pariwisata yang kerap mengundang ribuan masyarakat, dalam dan luar daerah, telah menjadi ikon bagi Kabupaten Malang. 

Dengan berbagai rangkaian acara yang mempergunakan lokasi di deretan pantai indah di Kabupaten Malang, MBF menggabungkan keindahan alam wisata pantai dengan berbagai agenda. 

Baik pertunjukan seni budaya khas Malang sampai pada wisata olahraga di wilayah pesisir pantai selatan.

Keberadaan MBF pun diusia terbilang muda, sudah mendapatkan apresiasi tinggi dari Kemenpar, yaitu menjadi bagian dalam 29 Top Events Jatim 2019. 

Padahal, ada total 367 acara budaya dan pariwisata yang terdiri dari 97 acara festival dan 270 non-festival yang tersebar di 38 kabupaten/kota seluruh Jatim.

"Tahun ini roadshow atau sosialisasi dengan tema pantai memang sedang terus kita kuatkan gaungnya. MIFT adalah salah satu ruang untuk itu, selain kita juga sempat menggelar acara Tourism Visit and Digital Meet di akhir bulan lalu," ujar Made Arya.

Di acara Tourism Visit and Digital Meet, Disparbud Kabupaten Malang semakin konsen juga melibatkan para aktivis media sosial. Baik Selebgram, influencer, blogger dan youtuber.

Mereka diajak untuk mengeksplor keindahan Pantai Wedi Awu sebagai bagian dalam menguatkan MBF III nantinya.

Made Arya menjelaskan para aktivis medsos merupakan bagian tak terpisahkan dalam mengangkat potensi pariwisata Kabupaten Malang lebih luas dan massif. 

"Kita sadari peran mereka sangat besar dalam mempromosikan pariwisata. Bahkan masuknya MBF sebagai bagian dari top event Jatim, tidak terlepas juga dari kiprah mereka," ucapnya.

End of content

No more pages to load