Saksi menandatangani DB1-Plano dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil Pemilu 2019 di Hotel. Harris Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Saksi menandatangani DB1-Plano dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil Pemilu 2019 di Hotel. Harris Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).



MALANGTIMES - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menyelenggarakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 Tingkat Kota Malang, di Hotel Harris.

Proses rekapitulasi berlangsung sejak Jumat (3/5/2019) kemarin hingga hari ini Sabtu (4/5/2019).

Dalam pleno terbuka itu, hasil suara yang diperoleh dalam Pemilu 2019 dibacakan dan disetujui. 

Mulai dari Pilpres, Pileg DPR RI, DPD, DPRD Provinsi Jatim, hingga DPRD Kota Malang.

Seluruh saksi pun hadir dalam rapat yang masih berlangsung g hingga pukul 16.00 WIB sore ini.

Dari hasil yang dibacakan untuk Pilpres, Paslon nomor urut 1 Jokowi-Ma'ruf unggul dengan perolehan 345.695 suara, dan pasangan Prabowo-Sandi mendapat 168.001 suara. 

Hasil Plano itu pun disetujui oleh saksi yang datang.

"Sudah tidak ada yang keberatan," tanya Ketua KPU Kota Malang M. Zaenudin yang memimpin rapat pleno.

Pertanyaan itu langsung ditanggapi oleh salah satu saksi Paslon Capres nomor urut 02, Prabowo-Subianto yang meminta perolehan suara di masing-masing Kecamatan. 

Namun permintaan itu ditolak oleh saksi dan peserta rapat pleno dengan alasan pembacaan jumlah suara di setiap Kecamatan sudah dilakukan di hari pertama, Jumat (3/5/2019) kemarin.

Sebelumnya, proses penandatanganan DB1-Plano yang disiapkan dalam proses rekapitulasi juga tidak diikuti saksi Paslon nomor urut 2. 

Dengan alasan telah mendapat intruksi dari DPD Gerindra Jawa Timur.

"Kami diintruksikan dari DPD Jatim untuk tidak tandatangan," kata saksi dari Paslon 02, Sugeng pada wartawan.

Dia menjelaskan, sebelum mendapat intruksi lain dari DPD Gerindra Jatim, maka ia akan tetap memilih tidak menandatangani form tersebut.

Namun di sisi lain dia menilai proses Rapat Pleno selama dua hari ini berjalan lancar dan tidak ada yang aneh.

"Dua hari ini kami nilai aman," terangnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Malang Zaenudin menyampaikan proses hitungan tetap berjalan meski salah satu pihak saksi tidak menandatangani DB1. 

Karena tandatangan tersebut sama sekali tidak berpengaruh pada proses yang berjalan.

"Proses tetap berjalan dan hasil rekapitulasi akan dikirim ke KPU Provinsi Jawa Timur sesuai yang dijadwalkan," terang pria berkacamata itu. 

End of content

No more pages to load