Plt Dirut PD RPH Kota Malang Ade Herawanto saat melakukan sosialisasi daging berkualitas ASUH. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Plt Dirut PD RPH Kota Malang Ade Herawanto saat melakukan sosialisasi daging berkualitas ASUH. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Berperan ganda sebagai Plt Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Malang, Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang Ade Herawanto mengambil langkah taktis. 

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Revitalisasi Pasar Bunulrejo Dibatalkan

Bersamaan dengan operasi gabungan (opsgab) penegakan pajak, Ade juga sekaligus melakukan sosialisasi soal daging halal pada cafe dan restoran yang menjadi sasaran inspeksi mendadak (sidak).

Salah satunya, hari ini (30/4/2019) yang menjadi sasaran adalah Ladang Coffee di Jalan Malabar, Kota Malang. 

Cafe yang menjadi salah satu tongkrongan anak muda itu juga menyediakan beberapa menu berbahan dasar daging. 

Oleh karena itu, usai penyelesaian administrasi perpajakan, Ade lantas menyampaikan soal stok daging yang harus memenuhi klasifikasi Aman, Sehat, Utuh & Halal (ASUH).

"Jadi ini kolaborasi, kami sekaligus melakukan sosialisasi terkait Undang-Undang (UU) nomor 18 tahun 2009 tentang peternakan dan kesehatan pasal 61, yakni aturan-aturan tentang pemotongan/penyembelihan hewan," ujar Sam Ade d'Kross, sapaan akrabnya. 

Sosialisasi tersebut secara tertulis juga disampaikan kepada seluruh pengelola hotel, restoran dan catering di Kota Malang.

Baca Juga : Jamin Nasib Tenaga Kerja, Disnaker-PMTSP Kota Malang Ajukan Skema Jaring Sosial

Selain itu, RPH juga mendukung program pemerintah untuk aplikasi konsep pariwisata halal Indonesia di Kota Malang. 

"Ini juga untuk mendukung misi Wali Kota Malang Sutiaji yang tengah getol mengembangkan wisata halal.  RPH juga sudah mengantongi sertifikasi halal MUI Jawa Timur dan juga telah memiliki nomor Kontrol Veteriner (NKV)," paparnya. 

Tak hanya bergerak di industri makanan saji, tim RPH berkeliling ke sejumlah pasar tradisional hingga outlet-outlet modern dan pusat perbelanjaan atau mal. 

"Kami ingin menjamin ketersediaan daging sapi jelang Ramadan dan menyambut Idul Fitri. Kualitas ASUH juga menjadi perhatian serius. Lonjakan permintaan harus disiasati dengan baik guna mengantisipasi kelangkaan dan juga fluktuasi harga yang ugal-ugalan," pungkasnya.