Khofifah Instruksikan Daerah di Jatim Buat Ranperda Kantong Plastik

Apr 30, 2019 13:52
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa instruksikan daerah di Jatim untuk membuat rancangan peraturan daerah (Ranperda) berkaitan dengan penggunaan plastik. Tujuannya adalah untuk mengurangi sampah plastik yang selama ini banyak memberi dampak negatif pada lingkungan.

Usai menghadiri kegiatan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Jawa Timur Tahun 2019, Selasa (30/4/2019) di Lapangan Rampal, gubernur perempuan pertama di Jatim itu menyampaikan, Pemprov Jatim sudah mulai berkoordinasi dengan Pemrov DKI Jakarta berkaitan regulasi pemanfaatan kantong plastik.

"Kami juga koordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta yang sudah terlebih dulu mengeluarkan aturan tentang sampah plastik," jelasnya pada wartawan.

Anjuran dan edukasi untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai itu dia harapkan sudah dijalankan sejak sekarang. Meski ranperda belum dibuat, setidaknya masyarakat, pemerintah, hingga pihak swasta dan pengusaha turut mengkampanyekan penggunaan kantong plastik.

"Yang jelas jangan sampai gunakan plastik sekali pakai. Karena sampah plastik sangat susah diurai," imbuhnya.

Lebih jauh dia menyampaikan jika Kota Batu merupakan salah satu daerah yang dapat mengolah sampah plastik dengan baik. Sehingga ke depan dia berharap akan banyak daerah lagi yang bisa mengolah sampah plastik dengan benar. Disamping terus mengedukasi masyarakat untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai.

"Selama masih persiapan ranperda, masing-masing dari kita semestinya juga mengedukasi masyarakat untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai," pungkasnya. 

Topik
MalangBerita MalangGubernur JatimKhofifah Indar ParawansaPenanggulangan Bencana Jawa TimurRanperda Kantong PlastikPemprov DKI Jakarta
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru