Fitria Dewi Masyitoh saat menerima hadiah langsung dari Syeikh Belaid Hamidi Master Khat Internasional dari Maroko di Jakarta, Senin (22/4). (Foto: Humas).
Fitria Dewi Masyitoh saat menerima hadiah langsung dari Syeikh Belaid Hamidi Master Khat Internasional dari Maroko di Jakarta, Senin (22/4). (Foto: Humas).

MALANGTIMES - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang terus menunjukkan kelayakan dirinya sebagai World Class University atau Universitas Kelas Dunia. Salah satunya melalui kiprah mahasiswanya di level internasional.

Kaligrafi karya Asosiasi Kaligrafer UIN Malang (Aferin) mendapat perhatian khusus dari salah satu juri kaligrafi internasional bernama Syeikh Belaid Hamidi dalam kompetisi Musabaqah Khat Tingkat Internasional di International Research Centre Of Islamic History, Art, And Culture (IRCICA) Turki 2019.

Baca Juga : Ungkapan Mahasiswa Asing UIN Malang yang Terisolasi di Kampus

Lima karya kaligrafi Aferin kategori Diwani dikirim ke Turki pada bulan Februari, bersaing dengan 613 kaligrafer dari 38 negara.

Hamidi Master Khat Internasional dari Maroko selaku salah satu juri memberikan penghargaan langsung kepada Aferin berupa Kitab Fannul Khat kepada Aferin di Jakarta, Minggu (21/4). Kitab yang diterbitkan langsung oleh IRCICA Turki ini diterima oleh salah satu anggota Aferin, Fitria Dewi Masyitoh.

Fitria menyatakan, dirinya bersama-sama dengan Aferin akan menerjemahkan kitab tersebut. Dengan semakin besarnya antusias mahasiswa Ulul Albab di dunia kaligrafi, maka mereka merasa perlu menerjemahkan kitab senilai 250 US dolar ini ke dalam Bahasa Indonesia.

Tujuannya adalah untuk memberikan tambahan wawasan kepada para kaligrafer khususnya, dan sivitas akademika kampus yang baru saja kembali terakreditasi A oleh BAN-PT ini.

“Hal ini dilakukan agar dapat lebih mengenalkan seni Islam ini lebih dalam,” terang Fitria Dewi Masyitoh.

Baca Juga : Tatkala Tiba-tiba Ada Orang Kejang di Kampus UIN Malang

Mahasiswi yang pernah mewakili UIN dalam Musabaqah Khat Tingkat ASEAN di Singapura ini juga menyatakan bahwa Aferin akan melakukan kerjasama dengan mahasiswa pasca sarjana prodi Bahasa Arab UIN Malang dalam proses terjemahnya.

“Semoga ke depan komunitas ini semakin berkembang dan selalu bisa memberikan prestasi-prestasi yang membanggakan untuk kampus tercinta,” harap mahasiswi jurusan Bahasa dan Sastra Inggris (BSI) UIN Malang tersebut.