Hasil Tangkap Ikan Laut Turun, Persediaan Tuna Merosot Tajam di Kabupaten Malang

Apr 29, 2019 12:58
Hasil tangkap ikan tuna di Malang Selatan terus mengalami penurunan dikarenakan cuaca (Ist)
Hasil tangkap ikan tuna di Malang Selatan terus mengalami penurunan dikarenakan cuaca (Ist)

MALANGTIMES - Cuaca ekstrem serta tidak bisa diprediksi dalam beberapa tahun belakang sampai saat ini secara langsung berdampak terhadap para nelayan. Tak terkecuali bagi warga di Malang Selatan yang rata-rata berprofesi sebagai nelayan.

Dampak cuaca ekstrim secara langsung adalah menurunnya hasil tangkap ikan laut. Dengan cuaca yang tidak kondusif untuk menangkap ikan di lautan selatan, para nelayan lebih banyak menghabiskan waktu untuk menunggu. Sebagian lainnya adalah bekerja serabutan sambil menunggu cuaca bersahabat untuk menangkap ikan laut.

Secara data, ikan tangkapan nelayan di Malang Selatan meningkat, seperti disampaikan Dinas Perikanan Kabupaten Malang. Yakni, di tahun 2019 diprediksi meningkat sekitar 3 persen dari tahun lalu sebesar 16.071,03 ton. Meski demikian, kondisi tersebut bisa juga berubah dengan adanya iklim yang tidak menentu. Seperti yang terlihat pada jenis ikan laut tangkapan nelayan yaitu tuna.

Seperti diketahui ikan tuna tangkapan nelayan di Kabupaten Malang telah menjadi salah satu terbesar di Jawa Timur (Jatim). Tapi, dengan kondisi cuaca tidak menentu, jumlah ikan tuna tangkapan nelayan berkurang drastis.

"Ikan tuna stoknya menipis bahkan bisa disebut kosong di Cold Storage Turen. Ini dikarenakan hasil tangkap nelayan di Pesisir Selatan memang turun karena faktor cuaca," kata Endang Retnowati Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Senin (29/04/2019).


Menipisnya stok ikan tuna yang biasanya berlimpah dari nelayan, juga terjadi di Pesisir Utara. Dimana di wilayah utara pun, hasil tangkap ikan tuna tidak seperti tahun-tahun lalu. Sehingga sentra suplai ikan tuna, baik di pesisir selatan dan utara sama-sama tidak bisa berjalan maksimal.


"Biasanya cold storage selalu terisi karena memang hasil tangkap ikan tuna juga terus berjalan di tingkat nelayan," ujar Atik sapaan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang ini.
Seperti diketahui, daya tampung cold storage Turen bisa memuat sekitar 100 ton ikan. Tapi, saat ini hanya bisa diisi sekitar 50 ton. Itupun bukan dari jenis ikan tuna.

Hal ini dipertegas oleh Kepala Gudang Cold Storage Turen, Mahmud Zaini. Dirinya mengatakan, saat ini hanya ada ikan cakalang dan tongkol. "Sedangkan ikan tuna kosong di sini. Ini disebabkan memang nelayan terkendala cuaca dalam menangkap ikan tuna," ujarnya.


Kondisi menipisnya ikan tuna dari Kabupaten Malang tentunya membuat suplai keluar daerah juga terganggu. Dimana, masih menurut Zaini, biasanya ikan tuna dari cold storage Turen dikirim ke berbagai daerah di Jatim.

"Kalau kosong seperti ini, tentunya juga suplai tuna tidak bisa berjalan," pungkasnya.

Topik
MalangBerita MalangKabupaten MalangIkan Lautmalang selatanDinas Perikanan Kabupaten Malangcold storage Turen

Berita Lainnya

Berita

Terbaru