Ratusan Atraksi Kesenian dan Kebudayaan Tumpah Ruah di Festival Brantas 2019 Kelurahan Sisir

Apr 28, 2019 18:51
Salah satu pertunjukkan Festival Brantas 2019, di Sendratari, Lapangan Sisir, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Minggu (28/4/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Salah satu pertunjukkan Festival Brantas 2019, di Sendratari, Lapangan Sisir, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Minggu (28/4/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Festival Brantas 2019, rangkaian Gebyar Sisir Gemilang kembali hadir di tengah-tengah masyarakat. 

Beragam kebudayaan dan kesenian khas dari Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu dihadirkan di Sendratari, Lapangan Sisir, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Minggu (28/4/2019).

Alunan musik tradisional gamelan mewarnai Festival Brantas dari kejauhan. 

Baca Juga : Loker Penggiat Budaya Kemendikbud Tak Lagi Berhentikan Perempuan Hamil

Bunyi gamelan yang khas itu mengiringi pertunjukan seni yang begitu sangat menghibur penonton.

Musik itu mengiringi atraksi Reog Serdulo Seto dari RW 07. 

Lalu Tari Sanduk Sekar Utas dari RW 03, hingga seni pertunjukan Jaran Kepang Karsa Budaya disambut riuhan penonton.

Lalu ada pertunjukan Seni Jaran Kepang yang melibatkan hingga kurang lebih 35 penari dari lintas generasi mulai anak-anak, remaja, hingga dewasa. 

Mereka kompak dengan menampilkan sebuah drama berkisah 'Mpu Supo' yang dikemas dengan tarian.

Lurah Sisir, Sasongko Fitra Adhitama mengatakan, di Festival Brantas ke empat ini pihaknya memang melibatkan semua stakeholder di wilayah Kelurahan Sisir. 

Pihaknya memang sengaja mengajak seluruh lintas generasi ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Dari lintas generasi ini punya kemampuan dari segi seni yang menarik. Sehingga di sini sekaligus untuk mengangkat potensi yang dimiliki setiap wilayah di kelurahan Sisir,” kata Sasongko.

Melalui Festival ini juga untuk menggugah kesenian yang ada di daerah perkotaan. Sebagai upaya untuk mengguyubrukunkan masyarakat.

“Ya setiap potensi yang ada kita ajak bersama untuk mengembangkan kesenian itu,” imbuhnya kepada MalangTIMES.

Baca Juga : Waktunya Bersenang-senang Bareng MLG SKA, Dua Dekade Lebih Sajikan Gigs di Malang Raya

Rangkaian 'Gebyar Sisir Gemilang' ini telah berlangsung sejak awal tahun 2019. 

Mulai napak tilas seluruh warga di kelurahan Sisir dan kerja bakti wilayah Kelurahan Sisir. 

Kemudian 21 April lalu juga ada kegiatan melukis bersama yang diikuti siswa dari sekolah yang ada di Kelurahan Sisir.

Sementara itu pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono menambahkan munculnya event tahunan ini berkaitan dengan hari air sedunia. 

Bermula dari Kota Batu yang merupakan titik nol Sungai Brantas yang mengaliri beberapa kota/kabupaten wilayah lain. 

“Dan kebetulan di Kelurahan Sisir ini dilintasi dengan Sungai Brantas. Sehingga muncullah festival tersebut,” ungkap Imam.

Karena itu ke depan event ini bisa menyentuh kebagian wilayah lain yang ikut teraliri Sungai Brantas tersebut dengan menggelar Festival Brantas menggandengan beberapa daerah tersebut.

“Harapannya ke depan kita bisa berkalaborasi bersama daerah lain, dan memang kita sudah ada koordinasi. Mereka mau, nanti puncaknya di Kota Batu, lalu berlanjut di daerah mana,” harapnya. 

Topik
BatuBerita BatuFestival Brantas 2019

Berita Lainnya

Berita

Terbaru