Kesuksesan Avengers Endgame tidak lepas dari tangan dingin orang Indonesia. (Marvel)

Kesuksesan Avengers Endgame tidak lepas dari tangan dingin orang Indonesia. (Marvel)



MALANGTIMES - Di balik kesuksesan film Avengers: Endgame yang tayang sejak 24 April 2019 serta melahirkan "para pejuang subuh" di Indonesia dikarenakan jam tayang film besutan Russo bersaudara ini mencapai 3 jam lebih, ternyata ada tangan-tangan dingin orang Indonesia.

Mereka memang bukan para pemain di layar lebar yang telah mengantongi 169 juta dolar AS atau setara Rp 2,4 triliun di beberapa negara itu. Tapi, keberadaan merekalah yang membuat film Avengers: Endgame bisa  terlihat begitu ciamik. Baik dalam adegan laga para superhero Marvel dengan musuh terkuatnya, Thanos, maupun visual ciamik yang membuat penonton di dunia begitu tersihir dan rela mengantre di jam-jam tidak normal pemutaran sebuah film.

Tangan-tangan dingin itu adalah milik Heriyanto Tio, Denny Ertanto, dan Jefri Haryono. 

Heriyanto Tio  merupakan salah satu animator Avengers: Endgame. Dia kelahiran Pontianak yang kini berdomisili di London, Inggris.

Kepiawaiannya sebagai animator telah diakui oleh industri film Hollywood. Sebelum Avengers: Endgame, tangan dingin Heriyanto juga telah dibuktikan dalam film Mowgli: Legend of the Jungle dan Alita: Battle Angel.

"Kemarin gue nonton creditnya (credit title film, red) sampai akhir. Akhirnya nemu nama orang Indonesia dan gue langsung search di Ig. Semangat berkarya terus ya bro," tulis akun qucongg.

Akun ikbenlhmnn juga menyampaikan apresiasi tingginya kepada Heriyanto yang memiliki akun Ig @celix24. "Wow! Indonesian animator rocks! Keep up the good works, proud..." tulisnya kepada Heriyanto yang sedang mengerjakan proyek film kedua Wonder Women.

Selain Heriyanto, ada Denny Ertanto yang kebagian bertugas di bagian digital compositor di film Avengers: Endgame. Sama dengan Heriyanto, Denny juga bukan orang baru di industri film blockbuster Hollywood. Avengers: Endgame adalah  film kedua Marvel yang digarap Denny setelah dirinya terlibat dalam tim efek visual di Infinity War.

Jejak pria kelahiran 1989 itu terbilang banyak di industri film Hollywood. Sebut saja War of the Planet of the Apes, Fantastic Beasts and Where to Find Them, The Martian, Into the Woods, Pan, Cinderella, Hugo, dan Maze Runner: The Death Cure. 

Orang Indonesia ketiga dalam kesuksesan Avengers: Endgame adalah pria asal Medan yang kini berdomisili di Taiwan, Jefri Haryono. Jefri berada di posisi creature technical director dalam Avengers Endgame.

Film besutan Russo bersaudara ini bukan pengalaman pertama Jefri. Sebelumnya Avengers Infinity War, Justice League, Alita: Battle Angel sampai film kartun laris Kungfu Panda adalah bagian dalam sepak terjang Jefri di kancah industri film Hollywood.

 

End of content

No more pages to load