Wartawan MalangTIMES (hijab merah) Pipit Anggraeni saat menerima penghargaan dalam acara Lomba Jurnalistik Sadar Pajak BP2D Kota Malang, Sabtu (28/4/2019) malam. (Istimewa).
Wartawan MalangTIMES (hijab merah) Pipit Anggraeni saat menerima penghargaan dalam acara Lomba Jurnalistik Sadar Pajak BP2D Kota Malang, Sabtu (28/4/2019) malam. (Istimewa).

MALANGTIMES - Malam puncak Anugerah Insan Pers Peduli Pajak telah digelar Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang pada Sabtu (27/4/2019) malam. Kegiatan untuk mengedukasi masyarakat dalam bidang pajak itu pun bertabur apresiasi dan prestasi.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko yang hadir dalam acara itu menyampaikan, lomba jurnalistik sadar pajak menjadi salah satu bentuk sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah. Khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya membayarkan pajak. "Langkah yang dilakukan ini menjadi penyemangat dan energi seluruh kru BP2D Kota Malang," ujarnya.

Lebih jauh pria yang akrab disapa Bung Edi itu mengatakan, kolaborasi antara Pemrintah Kota Malang dengan insan pers, akademisi, pengusaha, serta berbagai komunitas harus terus dilakukan. Sehingga ada banyak hal baru yang bisa ditularkan bersama untuk mengangkat setiap potensi yang ada.

"Penghargaan itu diberikan kepada insan pers untuk meningkatkan kinerja dan memberi yang terbaik kepada masyarakat. Dan yang perlu menjadi catatan, hadiah yang diberikan seluruhnya murni dari komunitas dan tidak diambil dari APBD Kota Malang," ungkap Bung Edi.

Kepala BP2D Kota Malang Ade Herawanto menambahkan, lomba jurnalistik sadar pajak merupakan bentuk perhatian terhadap pers dan media yang memiliki kekuatan strategis untuk memberi pencerahan kepada masyarakat.

Dengan segala potensi yang dimilikinya, karya jurnalistik ia nilai mampu menembus batas yang ada. Bahkan jejak rekam karya jurnalistik dapat dikatakan tidak lekang oleh waktu.

"Itulah yang menginisiasi kegiatan ini dan sekaligus bentuk kebersamaan serta apresiasi BP2D kepada teman-teman media," ujar Sam Ade Dkroos, demikian pria ramah ini biasa disapa.

Sementara itu, Ketua Dewan Juri Lomba Jurnalistik Sadar Pajak BP2D Kota Malang Imawan Mashuri menambahkan, sederet karya yang telah dibuat dapat menjadi salah satu suntikan baru bagi BP2D. Sebab, setiap karya yang dibuat menyuguhkan inovasi dan celah baru yang dapat ditindaklanjuti  BP2D.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

"Seperti menengok potensi pajak dengan perkembangan era digital seperti sekarang, tentu ada dampaknya. Kalau karya itu didalami untuk satu tahapan, maka akan menjadi karya nasional," jelasnya.

Malam Puncak Anugerah Insan Pers Peduli Pajak itu juga telah mengumumkan sembilan pemenang dari tiga kategori yang berbeda. MalangTIMES berhasil menempati posisi ketiga dalam kategori media online dengan karya berjudul Kreatif, Warung Pinggir Jalan pun Ikut Terdorong Jadi Sumber Pendapatan Pajak Kota Malang oleh Pipit Anggraeni.

Sedangkan juara pertama kategori media online disabet Benni Indo (Surya Malang) dan juara dua oleh Buari (Malang Post Online). Kemudian untuk kategori media cetak juara pertama diraih Imam Nasrodin (Radar Malang), juara dua Fransisca Angelina (Malang Post), dan juara tiga Edy Riawan (Memorandum Arema).

Selanjutnya kategori TV juara pertama diraih Ahmad Nur Amin (Gajayana TV), juara dua diraih Edy Cahyono (TV One), dan juara tiga oleh A Syaiful Afandi (TV Muhammadiyah). Sedangkan  juara umum diraih  Hilda D beserta kru (Kompas TV Malang).