Edi Cahyono alias Ikan tersangka perampasan saat diamankan jajaran kepolisian, Kecamatan Kalipare (Foto : Humas Polres Malang For MalangTIMES)
Edi Cahyono alias Ikan tersangka perampasan saat diamankan jajaran kepolisian, Kecamatan Kalipare (Foto : Humas Polres Malang For MalangTIMES)

MALANGTIMES - Setelah satu bulan lebih menyandang status DPO (Daftar Pencarian Orang), Edi Cahyono alias Ikan warga Dusun Kedungwaru, Desa Arjosari, Kecamatan Kalipare, akhirnya berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Kalipare, Sabtu (27/4/2019).

Penangkapan tersangka Edi ini, bermula dari dua tersangka yang sebelumnya diamankan petugas, karena kasus perampasan dan kekerasan. Kedua tersangka yang sudah diamankan tersebut diketahui bernama Teguh Supriadi, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Kalipare dan Malik Tri Santoso, warga Dusun Pangganglele, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare. “Keduanya (Teguh dan Malik) ini kami amankan karena terlibat jaringan perampasan handphone dan uang,” kata Kapolsek Kalipare, AKP Sutomo kepada malangtimes.com.

Diperoleh keterangan, handphone yang disita dari tangan kedua tersangka tersebut, merupakan hasil perampasan yang terjadi pada 21 Maret lalu. Saat itu, komplotan ini menyasar korbannya ketika melintas di kawasan Jalan Raya Dusun Sumbersari, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare.

Kronologi bermula saat korban sedang berboncengan dengan temannya yang bernama Hesti. Ketika mengendarai sepeda motor itulah, kedua korban yang melintas di lokasi kejadian, langsung dihadang oleh pelaku. Dengan menodongkan senjata tajam, komplotan ini mengancan dan memaksa korban agar menyerahkan handphone miliknya dan uang senilai Rp 20 ribu.

Semula korban sempat menolak permintaan tersebut. Mengetahui hal ini, pelaku langsung mengancam akan melukai korban, jika tidak menuruti permintaannya. Lantaran takut, korban terpaksa menuruti saja permintaan tersebut.

Usai mendapat apa yang diinginkan, pelaku seketika kabur meninggalkan lokasi perampasan. Sementara korban memilih melaporkan peristiwa yang baru dialaminya ke pihak kepolisian.

Berawal dari laporan inilah, jajaran kepolisian Polsek Kalipare langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penelusuran. Hasilnya, handphone hasil rampasan itu ternyata dibawa oleh kedua tersangka yang bernama Teguh dan Malik.

Ketika diamankan, keduanya mengaku jika mendapatkan Handphone dari temannya yang bernama Edi Cahyono. Setelah satu bulan berstatus buron, petugas akhirnya berhasil mengamankan sang eksekutor. “Tersangka Edi ini kami amankan tadi (Sabtu 27/4/2019) pagi, ketika berada di rumahnya,” sambung Sutomo.

Dari tangan pria yang kini berusia 38 tahun itu, petugas menyita beberapa barang bukti hasil pencurian dengan tindak kekerasan (Curas). Di antaranya satu unit handphone hasil curian, dan satu buah celurit yang digunakan tersangka saat beraksi. “Tersangka beserta barang bukti sudah kami amankan ke Polsek Kalipare. Saat ini Kasusnya masih dalam tahap penyidikan,” pungkasnya.