Tarhib Ramadan, Dr. Habib Zaenal Abidin Bilfaqih, MPd Sampaikan Pentingnya Politik

Apr 27, 2019 18:35
Dr. Habib Zaenal Abidin Bilfaqih, MPd saat menjadi pemateri dalam acara Tarkhib Ramadan 1440 H di Auditorium Rumah Singgah Lantai 4 Gedung Pascasarjana UIN Malang (Pipit/MalangTIMES).
Dr. Habib Zaenal Abidin Bilfaqih, MPd saat menjadi pemateri dalam acara Tarkhib Ramadan 1440 H di Auditorium Rumah Singgah Lantai 4 Gedung Pascasarjana UIN Malang (Pipit/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pemateri terakhir dalam Tarhib Ramadan 1440 H, Dr. Habib Zaenal Abidin Bilfaqih, MPd menjadi pembicara pamungkas dengan materinya yang luar biasa. 

Baca Juga : BREAKING NEWS Ibunda Gus Baha Berpulang ke Rahmatullah

Dengan penuh semangat, pria berkacamata itu menyampaikan pentingnya ilmu pngetahuan dan politik dalam kehidupan sehari-hari.

Di hadapan ratusan audiens yang hadir, 
Habib Zaenal Abidin Bilfaqih menyampaikan, agama tidak boleh dipisahkan dari ilmu pengetahuan. 

Sehingga generasi sekarang harus membenahi kesalahan generasi masa lalu yang memang memiliki sejarah tersendiri.

"Generasi milenial harus paham betul dengan itu, jangan sampai memisahkan," jelasnya.

Dia menegaskan, tidak ada yang namanya ilmu umum dan ilmu agama. 

Karena semuanya sama, dan setiap generasi milenial harus cerdas melihat setiap situasi yang ada. 

Baik melihat ilmu pengetahuan maupun perkembangan politik.

"Dan harus diingat, kita juga harus paham dengan politik. Agar kita tidak hanya menjadi penonton," imbuhnya.

Menurutnya, pemahaman terhadap ilmu pengetahuan dan politik yang sesuai porsinya itu sangat penting untuk memupuk generasi milenial sebagai calon pemimpin yang baik. 

Karena calon pemimpin yang paham akan ajaran dan syariat agama dan disertai dengan pemahaman ilmu kenegaraan, maka negara akan berjalan sangat adil.

"Pemimpin yang paham akan syariat Islam dan paham ilmu kenegaraan akan menciptakan keadilan. Maka kita semua harus bisa melangkah tanpa saling membedakan," tegasnya lagi.

Baca Juga : Kisah Penulis Wahyu yang Murtad dan Lolos dari Titah Bunuh Rasulullah

Lebih jauh dia menyampaikan jika generasi milenial harus menjadi generasi yang mandiri.

Dalam artian paham betul dengan kondisi yang ada dan berdiri di atas kaki sendiri dengan menolak segala campur tangan asing.

"Harus mandiri dan jangan mau dicampuri oleh asing," paparnya.

Dia juga berpesan agar generasi milenial terus melek dengan perubahan dan pengetahuan baru.

Namun tidak hanya sekadar belajar melalui buku dan internet saja melainkan dengan bimbingan seorang guru yang berilmu.

"Kita harus belajar dengan memiliki guru yaitu orang yang syarat akan ilmu dan kebenarannya terjaga. Kalau membaca tanpa dibimbing maka dikhawatirkan salah tafsir. Dan paling penting dekat dengan Allah dan Rasul serta Al quran," terang pria berkacamata itu.

Sebagai informasi, Tarhib Ramadan 1440 H ini merupakan kegiatan yang diinisiasi media online terbesar di Malang Raya, MalangTIMES dan didukung penuh oleh Baitul Maal Hidayatullah Malang, DPD Hidayatullah Malang, serta UIN Maulana Malik Ibrahim.

Kegiatan yang dikemas secara milineial dan kekinian ini dihadiri oleh ratusan kaum milenial serta menghadirkan delapan pakar yang berkompeten dibidangnya. 

Kegiatan berlangsung di Auditorium Rumah Singgah Lantai 4 Gedung Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Sabtu (27/4/2019). 

Topik
MalangBerita MalangTarhib RamadanDr. Habib Zaenal Abidin Bilfaqih MPdBaitul Maal Hidayatullah malangDPD Hidayatullah MalangUIN Maulana Malik Ibrahim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru