MALANGTIMES - Lima Mahasiswa Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng, Kabupaten Jombang, meninggal dunia karena kecelakaan di tol Madiun-Nganjuk pada Jumat (26/4) dini hari tadi.

Kelima mahasiwa ini semuanya berasal dari luar kota, bahkan luar  Jawa. Seluruhnya merupakan teman satu fakultas di Unhasy Tebuireng, yakni Fakultas Manajemen Pendidikan Islam.

Meski rata-rata korban berasal dari luar Jawa, ada satu mahasiswa yang dimakamkan di kompleks pemakaman umum Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, yang tak jauh dari kompleks Pondok Pesantren Tebuireng.

Satu korban tersebut yaitu Suliamatul Azizah (22), santri Pondok Pesantren Al-Masruriyah Tebuireng yang berasal dari Palembang. 

Pimpinan PP Al-Masruriyah Tebuireng KH Agus Mohammad Zaki menerangkan, pemakaman Sulaimatul di Tebuireng ini atas permintaan keluarga korban dan disetujui oleh pihak pondok.

"Jarak antara rumah dengan bandara itu kurang lebih sekitar 12-13 jam. Artinya kalau dibawa kembali ke Palembang, akan membutuhkan waktu yang lama. Akhirnya orang tua meminta ke pondok untuk dimakamkan di pemakaman umum warga Tebuireng," ujar pria yang akrab disapa Gus Zaki itu saat diwawancarai sesuai melaksanakan salat jenazah di PP Al-Masruriyah, Jalan Irian Jaya, Desa Cukir, Kecamatan Tembelang, Jumat (26/4) sore.

Pantauan di lokasi, jenazah Suliamatul Azizah sampai di PP Al-Masruriyah sekitar pukul 15.10 WIB. Kedatangan jenazah disambut isak tangis oleh sejumlah teman korban. Jenazah Suliamatul langsung disalatkan seketika itu juga oleh pengurus pondok beserta para santri.

Menurut keterangan Gus Zaki, jenazah santri yang telah mondok 8 tahun di tempatnya ini akan dimakamkan sekitar pukul 23.00 WIB, menunggu kedatangan keluarga korban.

"Rencananya dimakamkan pukul 4 sore. Keluarga minta pemakaman ditunda karena ini pertemuan terakhir keluarga dengan korban. Ayah ibunya masih dalam perjalanan," jelasnya.

Dari data yang dihimpun wartawan, kecelakaan yang mengakibatkan 5 mahasiswa Unhasy meninggal dunia ini terjadi di tol Madiun-Nganjuk, tepatnya di Km 638,400.

Kelima mahasiswa ini dalam perjalanan pulang liburan dari Yogyakarta. Para korban meninggal adalah Zuhdi F. (24), warga Sukomoro, Nganjuk; Baidatul M. (22), asal Pamekasan, Madura; Syamsul H. (23) asal Palembang; Agustia (22), asal Pontianak; dan Sulaimatul Azizah (22) asal Palembang.