MALANGTIMES - Pendukung pasangan calon presiden (capres) dan cawapres nomor urut 01 semakin mantap atas kemenangan Jokowi-Ma’ruf di Malang Raya. Selain didasarkan pada pernyataan langsung dari Tim Kampanye Daerah (TKD) Malang Raya yang mengklaim kemenangan sebesar 73,19 persen. Juga dengan adanya hasil rekapitulasi data C1 dari saksi di berbagai TPS Malang Raya.

Klaim prosentase kemenangan Jokowi-Ma’ruf atas Prabowo-Sandiaga di Malang Raya, juga semakin menguat di akar rumput Malang Raya. Terutama wilayah Kabupaten Malang yang memiliki TPS 8.409 dan DPT mencapai 1.996.857. Dimana, dari berbagai data dan rekapitulasi yang tersebar di kalangan internal dan relawan Jokowi-Ma’ruf, suara yang dikumpulkan mencapai 75,35 persen.

“Kita memastikan kemenangan Jokowi-Ma’ruf di Kabupaten Malang secara mutlak. Misalnya, di Kromengan, menang mutlak dari hasil rekapitulasi suara di PPK, yaitu 79,43,” kata Tuwi Prayono Ketua PAC PDI-Perjuangan Kromengan, Jumat (26/04/2019) kepada MalangTIMES.

Suara di Kabupaten Malang memang menjadi penentu bagi kemenangan capres 2019. Dengan 33 kecamatan serta DPT terbesar di Malang Raya, posisi Kabupaten Malang memang menjadi penentu kemenangan pemilu.

Dari laporan hasil perolehan suara di Kabupaten Malang untuk pilpres sampai tanggal rilis 21 April 2019, Jokowi-Ma’ruf mengantongi suara di 33 kecamatan dengan nilai 75,35 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga 24,65 persen. Kemenangan tertinggi Jokowi-Ma’ruf tertinggi berada di Kecamatan Donomulyo dengan 88,91 persen. Pemilih di Donomulyo yang memberikan suara kepada paslon 01 mencapai 33.965, sedangkan untuk Prabowo-Sandiaga mendapat suara 4.236.

Kemenangan Jokowi-Ma’ruf dari berbagai data dan sumber inilah yang membuat pendukungnya semakin yakin. “Insya Allah ini tidak berbeda jauh dengan hasil nanti dari KPU Kabupaten Malang,” ujar Tuwi.

Tuwi juga menyampaikan, walaupun kemenangan paslon 01 sudah semakin terlihat, baik dari data-data internal, rekapitulasi suara PPK, sampai real count KPU walau masih terus berproses, tapi dirinya tetap saja bingung dengan adanya pendukung paslon 02 yang keberatan atas hasil rekapitulasi suara.

“Kemarin, saat rekapitulasi suara di Kecamatan Kromengan pun terjadi keberatan dari saksi 02. Mereka keberatan atas proses dan hasil pilpres. Padahal sejak pencoblosan di TPS, mereka juga tidak menghadirkan saksi. Di rekapitulasi PPK ada saksi dan keberatan serta menuduh adanya kecurangan,” terang Tuwi.

Andi relawan paslon 01 juga menegaskan, pihaknya semakin mantap dengan perolehan suara di wilayahnya. Kemenangan Jokowi-Ma’ruf telah diprediksikan terjadi. “Ini terbukti dengan berbagai rekapitulasi di PPK di wilayah Kabupaten Malang. Walau belum ada rekap KPU, kami mantap paslon 01 menang telak di Malang Raya,” pungkasnya.