Lestarikan Kenduri Encek di Selamatan Desa Bulukerto

Apr 25, 2019 19:24
Warga saat kenduri encek di di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kamis (25/4/2019). (Foto: istimewa)
Warga saat kenduri encek di di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kamis (25/4/2019). (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Beragam adat istiadat tidak bisa ditinggalkan oleh warga Kota Batu dalam merayakan selamatan desa. Seperti di Desa Bulukerto Kecamatan Bumiaji, Kamis (25/4/2019).

Saatmerayakan hari jadi ke 130 tahun Desa Bulukerto itu beragam  cara dilakukan sebagai upaya melestarikan budaya yang telah dilakukan sejak dahulu kala.

Baca Juga : Hidupkan Budaya Sambut HUT Kota Malang, Sutiaji Imbau Masyarakat Pasang Lampion

Yakni dengan kenduri (selamatan), encek merupakan sebuah wadah kenduri yang berasal dari pelepah pisang yang dibentuk persegi. Di tengahnya ada anyaman bambu untuk menopang makanan.

Sebelum diletakkan di atas encek, makanan terlebih dulu dibungkus dengan daun pisang serta diselipi daun kelapa muda atau Janur. Penyajian itu bermakna menanti cahaya surga, tersaji dalam encek tersebut

Di dalam encek itu tersaji nasi, ingkung (ayam utuh) dan lauk-pauk. Kemudian saling ditukarkan dan dibagikan, dibawa pulang oleh warga. Hal ini dilakukan secara serentak tepat pukul 06.00 di setiap dusun. Yakni Dusun Gemulo, Buludendeng, Kliran, dan Cangar. 

Kemudian dilanjutkan dengan berdoa bersama-sama di punden masing-masing dusun tersebut. Sekaligus di area sumber mata air. Seperti di Dusun Gintung sebelum melakukan kenduri encek, terlebih dahulu pada Rabu (24/4/2019) malam digelar malam ruwah ngaturi.

Ruwah ngaturi merupakan kegiatan tidak tidur. Tujuannya menjemput esok untuk melakukan kenduri encek yang diikuti kurang lebih 300 warga. Kemudian dilanjutkan dengan berdoa di punden dan sumber mata air. “Kalau di dusun kami untuk menjemput esok paginya selamatan desa itu kita tidak tidur. Dan ini sudah menjadi adat sejak dulu,” kata Sukandar, Kasun Gintung. 

Beberapa titik punden itu yakni, Punden Pendopo Kasepuhan Jagal Abitowo Dusun Buludendeng. Punden Kasepuhan Balepanjang Keramat Mbah Imam Sujono Dusun Gintung. Punden kali Umbul Dusun Kliran dan Dusun Gemulo. Di Pendopo Cangar RW 1 Pendopo Kasepuhan Tirtosari Dusun Cangar. Sumber Umbul di Dusun Cangar, Kliran, Gemulo.

Selain itu di Dusun keliran juga diramaikan dengan pencak silat. “Kalau orang di sini menyebutnya kembangan. Ini merupakan khas dari Dusun Keliran,” ungkap Kasun Keliran Danang Wicaksono.