Kapolres Jember saat memantau proses olah TKP di rumah korban. (foto : istimewa / Jatim TIMES)
Kapolres Jember saat memantau proses olah TKP di rumah korban. (foto : istimewa / Jatim TIMES)

MALANGTIMES - Warga Jalan Srikoyo, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Jember, Kamis (25/4/2019) pagi dikejutkan oleh tewasnya Dadak (60), warga setempat. Dadak tewas dengan dua tusukan di bagian dada dan punggung. 

Ironisnya, pembunuhan korban ini dilihat langsung oleh Diah Suparmiati (60),  yang tidak lain istrinya sendiri. “Pelaku pembunuhan adalah teman bisnis korban. Bahkan pada Jumat kemarin, pelaku menginap di rumah korban sampai tiga hari. Dan tadi pagi pelaku datang lagi ke rumah korban. Terjadi cekcok serta perkelahian yang disaksikan  istri korban. Usai menusuk korban, pelaku melarikan diri,” beber Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH SIK.

Baca Juga : Di Tengah Pandemi Covid 19, Pelaku Curnamor Makin Liar, Sehari Dua Motor Digasak

Sampai berita ini diturunkan, kapolres belum bisa memastikan motif pelaku menghabisi nyawa Dadak. Namun dari olah kejadian perkara, diduga pembunuhan ini sudah direncanakan.

“Motifnya masih kami dalami. Namun dari olah TKP, pembunuhan ini seperti direncanakan. Pasalnya,  pelaku saat mendatangi rumah korban sambil membawa senjata tajam,” ucap kapolres.

Sementara, dari pantauan media ini, pelaku yang diduga berinisial B usai melakukan pembunuhan melarikan diri di kawasan perumahan di sekitar Kampus Unej (Universitas Negeri Jember). Beberapa petugas berpakaian preman juga melakukan pengejaran dan pengepungan di sekitar perumahan yang ada di Jalan Mastrip itu. Dadak sendiri adalah mantan karyawan Unej.

“Saya mengimbau agar pelaku menyerahkan diri secara baik-baik. Petugas tidak akan segan-segan bertindak tegas terukur bila nantinya pelaku melakukan perlawanan ketika akan ditangkap,” tandas kapolres.