Petugas KPU Kota Malang tengah mempersiapkan logistik untuk kebutuhan pemungutan suara ulang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Petugas KPU Kota Malang tengah mempersiapkan logistik untuk kebutuhan pemungutan suara ulang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Persiapan pemungutan suara ulang (PSU) di tiga tempat pemungutan suara (TPS) terus dikebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang. Rencananya hari ini (24/4/2019) logistik pemilu bakal didistribusikan langsung ke masing-masing kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). PSU sendiri akan dilangsungkan Jumat besok (25/4/2019) mulai pukul 07.00 WIB. 

Baca Juga : Ini Jawaban Ustaz Yusuf Mansur saat Ditanya Apakah Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

PSU tersebut dilakukan lantaran Bawaslu Kota Malang menemukan adanya kesalahan pemungutan suara sejumlah TPS. Pemungutan suara ulang itu dilakukan di TPS 9 Kelurahan Bunulrejo, TPS 17 di Kelurahan Sukorajo, dan TPS 14 di Kelurahan Penanggungan. 

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kota Malang Aminah Asminingtyas mengungkapkan, persiapan yang dilakukan meliputi pelipatan surat suara dan penyediaan logistik lain seperti kotak, lembar plano, dan tinta. "Secara teknis, kami siap melaksanakan PSU. Logistiknya akan dikirim ke tiga TPS tersebut sore ini," kata Aminah. 

Menurut dia, teknis pelaksanaan PSU tidak berbeda dengan proses pemungutan suara pada 17 April lalu. Proses pemungutan dimulai mulai pukul 07.00-13.00 WIB, dengan jumlah petugas KPPS ada tujuh orang, dibantu pengamanan dua linmas untuk masing-masing TPS. 

"Pemungutan dan penghitungan suara sama persis mekanismenya. KPPS melakukan dua rapat, yakni pemungutan dan penghitungan suara. Saksi dari masing-masing jenis pemilihan juga dilibatkan untuk mengawasi," katanya. 
 

Baca Juga : Dewan Dorong Pemkot Malang Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19

Terkait jenis surat suara yang dilakukan PSU, Aminah menjelaskan bahwa setiap TPS tergantung permasalahan yang ditemukan. Ada yang melakukan PSU untuk tiga jenis pemilihan. Ada pula yang melakukan empat jenis pemilihan.
 

"Kemarin ada revisi dari Bawaslu terkait rekom PSU. Setelah dikaji dan diteliti, ada perubahan jemis pemilihan. Kelurahan Sukoharjo dengan 262 DPT awalnya 5 jenis, tetapi besok hanya tinggal 4 jenis, yakni lilpres, pemilihan DPD, DPRD provinsi dan DPR RI," ungkapnya.
 

"Sedangkan di Kelurahan Penanggungan dengan 268 DPT yang awalnya ada 5 jenis direvisi jadi dua jenis, yakni pilpres dan pemilihan DPD. Untuk di Kelurahan Bunul dengan 195 DPT, ada tiga jenis pemilihan, yaitu DPR RI, DPRD lrovinsi dan DPRD Kota Malang," sambung Aminah.

Untuk menghindari adanya kesalahan proses pemungutan suara, KPU pun telah memberikan pengarahan khusus pada petugas kelompok panitia pemungutan suara (KPPS). Rata-rata, kesalahan pemungutan suara terjadi akibat warga pendatang yang memilih tanpa disertai surat pindah pilih atau A5. "Mereka sudah mendapatkan bimtek ulang terkait kesalahan yang kemrin menyebabkan PSU," pungkasnya.