Jelang Ramadhan, RPH Kota Malang Bakal Sidak Pasar Tradisional

Apr 24, 2019 12:44
Para jagal tengah menyembelih sapi di RPH Kota Malang. (Foto: Dokumen PD RPH Kota Malang)
Para jagal tengah menyembelih sapi di RPH Kota Malang. (Foto: Dokumen PD RPH Kota Malang)

MALANGTIMES - Tingginya permintaan daging sapi menjelang Ramadhan 2019 rawan dimanfaatkan pedagang tak bertanggung jawab dengan menjual daging tak sehat. Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Malang berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional dan supermarket guna memantau kualitas daging yang beredar untuk konsumen.

Plt Direktur PD RPH Kota Malang Ade Herawanto mengungkapkan, ketersediaan daging sapi jelang Ramadan dan menyambut Idul Fitri menjadi perhatian serius PD RPH Kota Malang. Lonjakan permintaan harus disiasati dengan baik guna mengantisipasi kelangkaan dan juga fluktuasi harga yang ugal-ugalan. "Akan kami lakukan sidak gabungan ke pasar-pasar tradisional, outlet yang menjual produk olahan daging serta pasar modern atau supermarket," ujar Ade.

Sidak tersebut juga untuk memastikan stok yang ada memenuhi klasifikasi Aman, Sehat, Utuh & Halal (ASUH). Ade menegaskan, pihaknya sangat mendukung sertifikasi halal bisa diterapkan oleh seluruh jagal di Kota Malang. 

"Kualitas ini juga penting, termasuk sejak tahap awal penyembelihan yang harus sesuai dengan syariat untuk memastikan dagingnya halal dikonsumsi. Kami juga mendorong agar jagal-jagal di Kota Malang ini semuanya bisa disertifikasi," tuturnya.

Hal itu, lanjut Ade, sesuai arahan Wali Kota Malang Sutiaji dalam silaturahmi bersama para jagal dan karyawan PD RPH di Balai Kota Malang, beberapa waktu lalu. Bahkan untuk memenuhi ketersediaan produk olahan daging yang berkualitas di pasaran, PD RPH juga bersinergi dengan Dinas Perdagangan. 

"Rencananya nanti akan ada outlet-outlet PD RPH di pasar-pasar tradisional Kota Malang," tutur Sam Ade d'Kross, sapaan akrabnya.

Sementara itu, pada Senin (22/4) lalu telah digelar Pertemuan Koordinasi Suplay Demand Produksi Peternakan Menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yang digelar Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur di Surabaya. Rapat yang dipimpin oleh Kabid PPHP Dinas Peternakan Jatim Kusdiarto itu membahas tentang ketersediaan ayam potong, telur, dan daging sapi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2019.

Daerah juga diminta untuk aktif memantau agar ada stabilisasi harga, serta antisipasi kelangkaan kebutuhan pokok produksi peternakan di sejumlah daerah. Untuk informasi, kontribusi peternakan Jatim terhadap kebutuhan nasional, yakni sapi potong 27 persen, sapi perah (susu) 51 persen, kambing 19 persen, domba 8 persen, ayam petelur 28 persen dan ayam potong 14 persen.

Topik
Berita MalangRPH Kota MalangSidak Pasar TradisionalPlt Direktur PD RPH Kota Malang SutiajiPertemuan Koordinasi Suplay Demand Produksi Peternakan
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru