Petugas saat mengevakuasi jenazah Abd Wahab korban kecelakaan maut, Kecamatan Bululawang (Foto : PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)

Petugas saat mengevakuasi jenazah Abd Wahab korban kecelakaan maut, Kecamatan Bululawang (Foto : PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)



MALANGTIMES - Kejadian tragis dialami oleh Abd Wahab warga Desa Sudimoro, Kecamatan Bululawang. 

Diduga kurang berhati-hati, membuat pria yang kini berusia 33 tahun tersebut, tewas mengenaskan usai terlindas ban truk, Senin (22/4/2019) tengah malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES, kejadian kecelakaan maut ini terjadi sekitar pukul 23.20 WIB. 

Semula, korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter nopol N-4569-DQ, diketahui melintas di seputaran Jalan Raya Bululawang dari arah utara dengan kecepatan sedang.

Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di kilometer 00-01 arah Bululawang menuju Turen korban berniat mendahului kendaraan truk nopol N-9299-UG yang berada di depannya dari lajur kiri. 

“Diduga karena kurang berhati-hati, korban justru oleng yang kemudian terjatuh ke sebelah kanan,” kata Kanitlantas Polsek Bululawang, Iptu RM Ganeth Hariyawan, Selasa (23/4/2019).

Nahas, karena tidak tahu jika ada orang terjatuh sang pengemudi truk yang bernama Bambang Prilyanto warga Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) ini, tetap menginjak pedal gas. 

Hingga akhirnya korban terlindas ban belakang sebelah kiri truk yang dikemudikan oleh pria yang kini berusia 50 tahun tersebut. 

“Atas pristiwa ini, korban mengalami luka parah di bagian kepala,” sambung Ganeth.

Warga yang mengetahui pristiwa ini, seketika bergegas menyelamatkan korban. 

Sedangkan sebagian lainnya memilih untuk melaporkan ke pihak kepolisian. 

Mendapat laporan, beberapa personel gabungan dari Laka Lantas Polres Malang dan PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP). 

“Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, akibat mengalami luka parah di bagian kepala. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Malang guna kepentingan penyidikan,” terang Ganeth.

Kepada MalangTIMES, Ganeth mengaku masih melakukan pendalaman dari hasil olah TKP dan keterangan dari beberapa saksi yang sudah dihimpun polisi. 

“Kasus ini masih dalam tahap penyidikan. Dua kendaraan yakni truk dan sepeda motor yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan sebagai barang bukti,” pungkasnya.

End of content

No more pages to load