MALANGTIMES - Tim Kemenangan Daerah (TKD) pasangan calon presiden (capres) - calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - KH Ma'ruf Amin mengklaim kemenangan dengan capaian suara 73,19 persen di wilayah Malang Raya. Jika dibandingkan dengan perolehan Jokowi pada 2014 lalu, jumlah pemilih petahana itu relatif naik tipis.

Ketua TKD Kota Malang Achmad Wanedi mengungkapkan bahwa angka 73,19 persen itu merupakan rata-rata dari tiga wilayah di Malang Raya. Rinciannya, untuk Kabupaten Malang mendapatkan suara 77,91 persen, Kota Batu 74,42 persen, dan Kota Malang 67,23 persen. 

"Kalau perolehan suara untuk 01 itu dibulatkan dari tiga daerah ini, ketemu angka 73,19 persen. Jadi, itu melebihi target 70 persen," ujar Wanedi.

Jika dilihat perolehan tersebut, maka basis suara Jokowi di Kota Malang tidak sekuat di Kota Batu maupun Kabupaten Malang.  Meski demikian, Wanedi menyebut bahwa perolehan suara Jokowi di Malang Raya meningkat signifikan dibandingkan Pilpres 2014. Sebab, pada pilpres lima tahun lalu, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla di Kota Malang berkisar di angka 59 persen. Namun kini meningkat menjadi 67,23 persen.

Menurut Wanedi, perolehan tersebut berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan internal TKD Malang Raya. Data itu bersumber dari C1 dan form plano. "Perolehan dipublikasikan salah satunya membantah adanya isu kalau suara pasangan 01 kalah di Jawa Timur, khususnya di kawasan Malang Raya," ucapnya. 

Selain itu, kemenangan tersebut  merupakan hasil kerja sama semua pihak yang mengawal suara untuk Jokowi-KH Ma'ruf Amin. "Kami berterima kasih kepada semua pihak, baik partai pendukung, caleg, relawan, para tokoh masyarakat, agama, profesional dan lain sebagainya. Berkat kesolidan dan kerja keras mereka, perolehan suara capres 01 bisa melampaui target," pungkasnya.