Ilustrasi petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api yang membakar gudang barang bekas di pabrik camilan, Kecamatan Pakis (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Ilustrasi petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api yang membakar gudang barang bekas di pabrik camilan, Kecamatan Pakis (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Di penghujung bulan April ini, si jago merah sepertinya gemar menyasar tempat logistik. Setelah lebih dari 500 kios, bidak, dan lapak yang ada di Pasar Lawang, kali ini giliran gudang camilan yang ada di Jalan Raya Ampeldento, Kecamatan Pakis yang terbakar, Minggu (21/4/2019) tengah malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES, insiden kebakaran ini terjadi sekitar pukul 02.30 waktu setempat. Saat itu, kondisi pabrik camilan yang berlokasi di Kecamatan Pakis ini dalam keadaan sepi. “Sesaat sebelum kejadian, semua karyawan pulang setelah absen,” kata security pabrik, Muhammad Nur saat dimintai keterangan petugas.

Setelah seluruh karyawan pulang, saksi langsung bergegas melakukan patroli di sekitar lokasi pabrik. Ketika melintas di gudang barang bekas yang ada di belakang tempat produksi. Nur mendapati api di bagian gudang tersebut, sudah dilahab si jago merah.

Merasa panik, insiden kebakaran ini seketika dikabarkan ke perangkat desa setempat yang kemudian dilanjutkan ke pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran. Mendapat laporan, beberapa personel kepolisian Mapolsek Pakis dan petugas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPBK) Kabupaten Malang dikerahkan ke lokasi kejadian. “Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan, kemungkinan karena arus pendek,” terang Kepala Seksi PPBK Kabupaten Malang, Agus Suyanto.

Lokasi yang susah dijangkau, membuat personel gabungan yang juga melibatkan dua mobil pemadam kebakaran, sempat kualahan memadamkan api. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian atas pristiwa ini ditafsir mencapai puluhan juta. “Api baru bisa dipadamkan sekitar 2,5 jam paska kebakaran terjadi. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 25 juta,” pungkasnya.