Membedah Kedahsyatan Peringatan Haul pada Malam Nisfu Sya’ban di Kantor Ir Ghufron Marzuqi

Apr 21, 2019 22:56
Ir H Ghufron Marzuqi (memakai jas), tuan rumah kegiatan Peringatan Malam Nisfu Sya'ban dan haul saat menyampaikan sambutan, Minggu (21/4/2019) (Foto : Aditya/MalangTIMES)
Ir H Ghufron Marzuqi (memakai jas), tuan rumah kegiatan Peringatan Malam Nisfu Sya'ban dan haul saat menyampaikan sambutan, Minggu (21/4/2019) (Foto : Aditya/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Peringatan Nisfu Sya’ban terasa berbeda di Jl Cakalang nomor 324 Kota Malang, Minggu (21/4/2019).

Pasalnya, peringatan malam Nisfu Sya’ban di Kantor PT Cipta Aneka Solusi ini dikemas sekaligus dengan menggelar haul almarhum dan almarhumah orang tua Ghufron Marzuqi yakni H Achmad Djari dan Moeh Machsoen.

Baca Juga : MUI Sebut Puasa Ramadan Bentengi Diri dari Covid-19, Imbau Ibadah di Rumah

Selain diisi dengan pembacaan selawat nabi, surat yasin, dan tahlil, kegiatan ini juga dilengkapi dengan ceramah agama membedah rahasia peringatan haul oleh KH Imam Sukarlan dari Singosari.

KH Imam Sukarlan mengurai secara detail kedahsyatan hitungan pahala dan kebaikan dalam peringatan haul. 

Dalam peringatan haul pasti dibacakan kalimat-kalimat thayyibah yang diramu dalam bacaan tahlil.

Menurut KH Imam Sukarlan kalimat-kalimat tahlil yang isinya adalah bacaan-bacaan inti Al Quran dan selawat Nabi akan dilipatgandakan berkali kali lipat pahalanya saat dibacakan dalam momentum acara tahlilan.

Karena, acara tahlilan merupakan forum berjamaah yang keutamaan bacaannya dihitung berkali kali lipat. Termasuk hitungan pahala yang dijanjikan oleh Allah SWT.

“Oleh karena itu, acara haul ini menjadi dahsyat keutamaan pahalanya. Dan yang paling penting seluruh almarhum dan almarhumah kita semua ikut kebagian pahala dari setiap bacaan yang dilantunkan,” jelas KH Imam Sukarlan.

Baca Juga : MUI Sebut Puasa Ramadan Bentengi Diri dari Covid-19, Imbau Ibadah di Rumah

Hal senada disampaikan Ir H Ghufron Marzuqi selaku tuan rumah. Menurutnya, kegiatan haul dengan berbagai keistimewaan dan kedahsyatannya harus diwariskan dan diajarkan kepada generasi selanjutnya.

“Yang terpenting juga kegiatan ini bertujuan mendidik anak-anak kita tentang pentingnya mengingat dan mendoakan para sesepuh kita dengan menggelar haul yang diisi doa dan tahlil,” jelas Ghufron.

Acara haul dan peringatan malam Nisfu Sya’ban ini ditutup dengan pembacaan doa oleh KH Farihin dari Singosari.

 

Topik
MalangBerita MalangMalam Nisfu Sya’banNisfu Sya’banIr H Ghufron Marzuqi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru