Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Pemerintah Kota Malang menilai investasi di bidang pendidikan masih tumbuh subur. 

Karena sampai sekarang, jumlah perguruan tinggi terus mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. 

Hampir setiap tahun selalu ada perguruan tinggi baru yang berencana untuk melakukan ekspansi ke Malang.

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan investasi dalam bidang pendidikan akan terus mengalami pertumbuhan. 

Tahun ini saja, setidaknya sudah ada dua perguruan tinggi swasta yang akan berdiri dan mulai beroperasi.

"Kota Malang sangat dikenal sebagai kota pendidikan, kami rasa selama beberapa tahun ke depan investasi dalam bidang pendidikan masih akan terus tumbuh," katanya pada wartawan belum lama ini.

Pria yang akrab disapa Bung Edi itu menilai, pertumbuhan investasi dalam bidang pendidikan harus terus didukung. 

Karena selain mampu menciptakan banyak akademisi baru dan penelitian yang bermanfaat, juga memberi dampak signifikan pada perputaran perekonomian.

Mulai dari pertumbuhan ekonomi kerakyatan, perkembangan kos-kosan, rumah makan baru, hingga pusat keramaian baru. 

Di mana roda perekonomian masyarakat di suatu daerah akan terus bergeliat dengan baik.

"Pastinya nanti akan berpengaruh dalam roda perekonomian masyarakat, dan kami akan terus mendukung itu," jelas politisi Golkar itu.

Selain investasi dalam bidang pendidikan, menurutnya Kota Malang saat ini juga terus konsentrasi menggenjot dunia pariwisata. 

Sederet destinasi baru sudah mulai diciptakan dengan harapan akan banyak lagi wisatawan yang berkunjung.

Mulai dari Kampung Heritage Kayutangan, Kampung Arema, hingga sederet kampung tematik baru yang kini banyak tumbuh sebagai hasil inovasi dari masyarakat sendiri. 

Mengingat, pertumbuhan pariwisata juga berpengaruh besar dalam perputaran ekonomi kerakyatan.

"Dan kami terus kembangkan sarana dan prasarana untuk memudahkan para investor menanamkan modalnya," pungkas Bung Edi. 

End of content

No more pages to load