Petugas kepolisian ketika melakukan olah TKP dilokasi kejadian sesaat setelah kecelakaan, Kecamatan Dampit (Foto : Pos Laka Lantas Turen for MalangTIMES)

Petugas kepolisian ketika melakukan olah TKP dilokasi kejadian sesaat setelah kecelakaan, Kecamatan Dampit (Foto : Pos Laka Lantas Turen for MalangTIMES)



MALANGTIMES - Nasib nahas dialami pasangan suami istri (Pasutri) asal Desa Talok, Kecamatan Turen. 

Kedua manula (manusia lanjut usia) ini, dikabarkan menjadi korban kecelakaan, Sabtu (20/4/2019) pagi.

Berdasarkan informasi yang didapat MalangTIMES, identitas kedua korban adalah Suryadi (73) dan Supiani (63). 

Diperoleh keterangan, insiden kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Semula kedua pasutri ini melintas dari arah barat dengan kecepatan sedang.

Setibanya dilokasi kejadian, yakni dikawasan Jalan Raya Leker, Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit. 

Tiba-tiba kedua korban yang mengendarai sepeda motor Vega nopol N-6250-SM ini. 

Dihantam kendaraan pickup nopol N-9890-E dari arah berlawanan, yakni dari arah timur.

Lantaran jarak yang sudah terlalu dekat, membuat kedua pengendara sepeda motor dan kendaraan pickup yang dikemudikan oleh Dwi Edi Susanto, warga Dusun Sumber Kembang, Desa Tambaksari, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) ini, tidak bisa menguasai stir dan rem. 

Hingga akhirnya, adu moncong pun tak bisa dihindarkan.

“Akibat pristiwa kecelakaan ini, pengendara sepeda motor mengalami luka parah dibagian kepala. Terutama di bagian mata sebelah kanan. Sedangkan istrinya yang dibonceng, mengalami luka parah di pergelangan tangan kanan dan kakinya,” kata Kanit Laka Lantas Polres Malang Ipda Agus Yulianto.

Warga yang mengetahui insiden ini, seketika berhamburan menyelamatkan kedua korban. 

Sedangkan sebagian warga lainnya, memilih untuk melaporkan ke pihak kepolisian. 

Mendapat laporan, beberapa personel Laka Lantas Polres Malang diterjunkan ke lokasi kejadian.

“Kedua korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bokor. Namun untuk pengendara sepeda motor (Suryadi) kini sudah dirujuk ke RSUD Kanjuruhan, karena mengalami luka parah di bagian kepala. Kondisinya sekarang seprti apa belum kami monitor, semoga selamat,” terang Agus.

Pihaknya menambahkan, dari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). 

Diketahui jika kendaraan pickup yang membawa muatan pisang ini hendak membawa barang dagangannya ke pasar Gadang. 

Setibanya dilokasi kejadian, sang pengemudi yang saat ini berusia 31 tahun itu, berniat mendahului kendaraan bus didepannya yang tiba-tiba berhenti. 

Diduga kurang membertimbangkan jarak jangkauan, membuat sopir akhirnya menabrak kedua manula tersebut.

“Sopir pickup hanya mengalami luka ringan, kasus ini masih kami dalami. Selain itu, kedua kendaraan yang rusak parah juga sudah kami amankan guna kepentingan penyidikan,” ujar Agus kepada MalangTIMES.

End of content

No more pages to load