MALANGTIMES - Lima lembaga survei yang melakukan hitung cepat (quick count) memosisikan pasangan calon (paslon) capres dan cawapres nomor urut 01 memimpin sementara dibandingkan Paslon 02 Prabowo-Sandiaga.

Dimana, keunggulan Jokowi-Ma'aruf sampai batas pengumpulan suara antara 37 persen sampai 57 persen suara yang masuk. 

Paslon 01 ini masih menjaga jarak dengan lawannya rata-rata sekitar 10 persen. 

Seperti yang terlihat dari hasil hitung cepat Litbang Kompas. 

Dengan hasil Jokowi-Ma'ruf meraup 55,39 persen sedangkan Prabowo-Sandiaga 44,61 persen. 

Suara yang masuk dan dihitung cepat Litbang Kompas sebanyak 47,10 persen dengan suara sah 79,21 persen dan tidak sah 1,82 persen.

Sedangkan suara tidak dipergunakan sebanyak 18,97 persen.

Hitung cepat di Barometer juga menghasilkan angka kemenangan sementara untuk Paslon 01 yaitu 54,60 persen. 

Sedangkan Prabowo-Sandiaga masih mencapai 45,40 persen. Sample masuk  di Barometer masih 37.33 persen.

Charta politica dengan sampel masuk 54,5 persen menghasilkan angka  54.79 persen bagi Jokowi-Ma'aruf dan  45.21 persen untuk Paslon 02.

Sedangkan sampel masuk yang terbilang tinggi di lembaga survei Poltracking Indonesia, yaitu mencapai 57,70 persen sampai berita ini ditulis.

Selisih prosentasenya sekitar 12 persen lebih untuk kemenangan sementara Jokowi-Ma'aruf.

Lembaga Indikator pun menempatkan Jokowi-Ma'aruf unggul dengan angka 55,70 persen.

Sedangkan Prabowo-Sandiaga 44.30 persen dengan sampel masuk 47.65 persen.

Walaupun hasil hitung cepat bukanlah hasil resmi pemilu. 

Tapi hitung cepat kerap dijadikan barometer untuk melihat kemenangan paslon  yang sedang berkompetisi. 

Hasil resmi pemilu tetap menunggu perhitungan suara secara manual dari KPU.

Angka kedua paslon capres cawapres terus bergerak sesuai suara yang masuk ke berbagai lembaga survei tersebut. 

Sehingga angka prosentase akan terus berubah setiap menit dan jamnya.