Mendikbud Muhadjir Effendy saat mencoblos bersama istri. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

Mendikbud Muhadjir Effendy saat mencoblos bersama istri. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI) Muhadjir Effendy mencoblos sekitar pukul 9.20 di TPS 20, Jatimulyo, Kota Malang, Rabu (17/4).

Ada sedikit kendala saat Muhadjir memasukkan surat suara ke dalam kotak suara. Ia sempat salah memasukkan surat suara DPRD ke dalam kotak suara DPD.

"DPD belum saya masukkan. Hampir keliru. Yang sudah keliru itu yang calon DPRD tingkat 2 keliru masuk di DPD," ujarnya.

Sambil bercanda, Muhadjir yang pada saat itu memakai kemeja putih pun mengiyakan bahwa proses pencoblosan cukup rumit lantaran banyak lubang.

"Iya rumit. Selalu banyak lubang," ungkapnya renyah.

Meski begitu, saat pencoblosan Pileg, Muhadjir mengakui bahwa dirinya tidak bingung sama sekali. Sebab, informasi mengenai para calon sudah disajikan sebelum masuk ke dalam ruangan pencoblosan. Sehingga pemilih bisa mengamatinya terlebih dahulu sebelum mencoblos.

Muhadjir berharap, Pemilu 2019 seluruhnya berlangsung lancar, jujur, adil, dan transparan, serta tidak ada persoalan yang cukup berat sehingga proses demokrasi bisa berjalan lancar.

"Pasca Pemilu juga kita harapkan lancar-lancar saja semuanya. Siapapun yang mendapatkan berkah atau kemenangan harus dengan rendah hati, itu sebagai tugas, amanah, justru banyak tanggung jawab yang harus diemban secara baik," paparnya.

Sementara, bagi yang belum mendapatkan kemenangan diharapkan tetap bersyukur.

"Siapa tahu nanti untuk kesempatan berikutnya bisa," imbuhnya.

Sedangkan untuk presiden yang nantinya terpilih, Muhadjir berharap ia bisa membuat Indonesia semakin maju. Menurutnya, Indonesia punya kekuatan dalam hal budaya.

"Untuk yang terpilih, saya kira yang terpenting pokoknya bagaimana membikin Indonesia terus semakin maju menjadi negara yang besar. Potensi yang dipunya Indonesia luar biasa. Direktur UNESCO menyebut Indonesia super power budaya," tukasnya.

Dikatakan Muhadjir, negara lain boleh menjadi super power ekonomi atau super power militer. Akan tetapi Indonesia lah yang memiliki kekhasannya yaitu dengan super power budaya.

End of content

No more pages to load