Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).



MALANGTIMES - Pencapaian retribusi pasar oleh Dinas Perdagangan Kota Malang pada triwulan pertama 2019 terbilang cukup bagus. Karena hingga Maret, hampir 30 persen retribusi telah dicapai.

"Dalam satu bulan retribusi tercapai rata-rata tujuh hingga delapan persen, jika dikalikan tiga bulan sudah hampir 30 persen," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto pada wartawan belum lama ini.

Wahyu menyampaikan, ketercapaian itu tak lepas dari program e-retribusi yang sudah digelontorkan sejak 2018 lalu. Meski baru 80 persen pasar yang sudah memanfaatkan dari total 26 pasar yang ada, namun retribusi yang ditarik menggunakan mesin dinilai lebih efektif.

Dia pun optimis, ketercapaian itu akan melampaui hingga akhir 2019 nanti. Karena berkaca dari pengalaman sebelumnya, pencapaian retribusi pasar dengan memanfaatkan e-retribusi lebih dari 100 persen.

"Tahun lalu target kami Rp 4,9 Miliar dan tercapai 105 persen. Tahun ini kami ditargetkan Rp 5,5 Miliar, dan kami optimis tercapai, bahkan melebihi," paparnya.

Lebih jauh dia menyampaikan, belum terdatanya pasar yang memanfaatkan program e-retribusi dikarenakan pihak rekanan, yaitu Bank Jatim masih belum dapat menyediakan seri secara keseluruhan. Namun tahun ini ditargetkan seluruh pasar dan pedagang sudah dapat memanfaatkan program tersebut.

Pemanfaatan e-retribusi ini dia nilai mampu menggenjot pendapatan asli daerah dari sektor perdagangan. Sehingga berbagai inovasi diharapkan dapat terus ditingkatkan kembali untuk mencapai target yang telah ditetapkan. 

 

End of content

No more pages to load