Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Malang Dr Purnadi (Foto : Dokumen MalangTIMES)

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Malang Dr Purnadi (Foto : Dokumen MalangTIMES)



MALANGTIMES - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, terus mengembangkan inovasi guna memudahkan pelayanan terkait pembayaran pajak. Salah satunya  dengan meluncurkan enam aplikasi khusus.

Kabar terbaru, OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) yang dikepalai Dr Purnadi ini juga bakal mengandeng beberapa instansi perbankkan guna memudahkan proses pembayaran. 

“Nantinya para wajib pajak (WP) bisa melakukan pembayaran melalui bank, tanpa harus datang ke kantor. Sebab pembayaran yang dilakukan dari bank, bakal terkoneksi langsung ke sistim jaringan yang ada di Bapenda,” terang Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Dr Purnadi.

Sebagi informasi, sepanjang tahun 2019 ini Bapenda bakal mengenjot PAD (Pendapatan Asli Daerah), melalui sektor pajak. 

Dari pantauan sejauh ini, peran serta masyarakat dalam membayar kewajiban pajak  terbilang sangat aktif. “Terkait hal itu, kami beberapa waktu lalu meluncurkan aplikasi pembayaran pajak demi memudahkan proses pembayaran,” sambung Dr Purnadi.

Pihaknya menambahkan, keenam aplikasi yang dibuat Bapenda Kabupaten Malang adalah SimpalBPHTB (Sistim Pelayanan Validasi BPHTB Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan), SimplePBB (Sistim Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan), SIMTANI (Sistim Pendaftaran dan Penilaian), SIMPADI (Sistim Pengolahan Data Informasi), Sipanji (Sistim Informasi Pengolaan Pajak Daerah Mandiri), dan SIMONI (Sistim Monitoring Pajak Daerah).

“Selain memberikan pelayanan melalui aplikasi yang dapat diakses melalui internet, kami juga meluncurkan program surat teguran berbentuk elektronik yang diberi nama Segotelik. Harapannya WP akan terhindar dari denda, karena sudah kami beri teguran melalui program ini,” terang Dr Purnadi.

Dengan kemudahan yang diberikan Bapenda Kabupaten Malang, Dr Purnadi berharap dapat memaksimalkan pendapatan pajak daerah yang terdiri dari 10 kategori. Yakni pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, mineral bukan logam dan batuan, parkiran, air bawah tanah, pajak bumi dan bangunan (PBB), bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). 

“Sementara ini pembayaran melalui aplikasi dapat dilakukan melalui Bank Jatim, ke depan kami bakal mengandeng banyak perbankkan agar lebih memudahkan pelayanan pembayaran pajak kepada WP,” imbuhnya. 

Terpisah, M Ridho Yunianto selaku Pimpinan Bank Jatim Cabang Kepanjen mengaku siap berkolaborasi dengan Bapenda Kabupaten Malang. 

Pihaknya menuturkan, Bank Jatim merupakan instansi perbankkan yang selama ini menjadi mitra kerja Pemerintah Kabubaten Malang. Pihaknya berkomitmen menyukseskan program pembayaran Pajak Daerah berbasis online yang digagas oleh Bapenda. 

“Inovasi semacam ini sangat menunjang kemajuan masyarakat khususnya yang tinggal di Kabupaten Malang. Sebab lebih efektif dan efisien,” pungkasnya.

End of content

No more pages to load