Pelantikan dan pengambilan sumpah di lingkungan Pemerintah Kota Malang oleh Wali Kota Malang, Sutiaji (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Pelantikan dan pengambilan sumpah di lingkungan Pemerintah Kota Malang oleh Wali Kota Malang, Sutiaji (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).



MALANGTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji baru saja mengukuhkan lima pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Malang. Lima pejabat yang sebelumnya merupakan mantan kepala UPT itu pun diambil sumpahnya di Ngalam Command Center, Selasa (16/4/2019).

Usai melantik dan mengambil sumpah jabatan, Sutiaji menyampaikan, lima pejabat yang dilantik tersebut berasal dari Dinas Perhubungan (Dishub), Kelurahan (Klojen, Ciptomulyo dan Bandulan) dan puskesmas.

"Ini melanjutkan yang kemarin yang belum dilantik secara resmi," katanya pada wartawan.

Sebelumnya, pada 4 Februari 2019 lalu, Pemkot Malang mengepras 30 UPT dan melakukan mutasi pada 49 pejabat pengawas. Setidaknya ada 30 UPT yang tidak lagi aktif. Dari 43 UPT kini tinggal 13 unit saja yang aktif.

Setidaknya ada 30 UPT yang tidak lagi aktif menyusul penerapan Undang-Undang nomor 23 pasal 232 tentang Pembentukan Perangkat Daerah dan Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 dan Permendagri 12 tahun 2017.

Berdasarkan aturan Permendagri, setiap daerah diamanatkan melakukan evaluasi. Sehingga, Pemkot Malang memilih berkoordinasi terus supaya tidak terjadi tumpang tindih. Sejak Februari lalu, sebanyak 49 pejabat pengawas harus dimutasi.

“Akan tetapi untuk tunjangan tidak ada yang berubah. Kita mengikuti PP dan SK baru”, jelasnya.

Lebih jauh dia menyampaikan, pejabat baru tersebut diharapkan mampu melaksanakan tugas dengan baik sesuai apa yang ditugaskan. Karena penyesuaian aturan dan juga penempatan kepegawaian merupakan hal wajar.

"Kinerja dan pelayanan harus tetap maksimal," pungkasnya. 

End of content

No more pages to load