Kabupaten Malang Marak Terjadi Kebakaran, Setiap Tahun Mengalami Peningkatan Hingga 125 Persen

MALANGTIMES - Kewaspadaan terhadap bencana kebakaran harus terus ditingkatkan. Karena, kejadian kebakaran di Kabupaten Malang terus meningkat dari tahun ke tahun. “Berdasarkan catatan yang kami himpun, beberapa tahun ini jumlah kebakaran mengalami peningkatan hingga 125 persen,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPBK) Kabupaten Malang, Goly Karyanto kepada malangtimes.com.

Pihaknya menambahkan, jumlah peningkatan kasus kebakaran terlihat signifikan sejak tahun 2017 silam. Dimana, pada tahun tersebut terjadi insiden kebakaran sebanyak 37 kali. Bergeser ke tahun 2018, jumlahnya mengalami peningkatan sekitar 125 persen. Tepatnya sebanyak 86 peristiwa kebakaran terjadi di beberapa titik di Kabupaten Malang pada tahun 2018 lalu. “Pada tahun ini, sejak Januari hingga April sudah ada 10 peristiwa kebakaran yang terjadi,” imbuh Goly.

Jumlah tersebut diprediksi juga bakal mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun 2018 silam. Sebab, di tahun lalu, musibah kebakaran rata-rata terjadi hanya saat memasuki musim kemarau. Namun di tahun 2019, musibah kebakaran juga tetap terjadi meski memasuki musim hujan.

Dari analisa PPBK Kabupaten Malang, ketika memasuki musim hujan di tahun 2019 ini,musibah kebakaran biasanya terjadi pada kios tambal ban, hingga penjual bensin. Selain itu, arus pendek yang mengakibatkan konsleting listrik juga jadi penyebab utama kebakaran. Bahkan, peristiwa yang terakhir terjadi, PPBK mencatat jika kebakaran terjadi karena kelalaian manusia. Yakni mulai dari orang tua yang membiarkan anaknya bermain korek, hingga lupa mematikan kompor.

Sedangkan analisa kebakaran yang terjadi pada saat musim kemarau, biasanya terjadi di area ladang dan persawahan. “Kami mengimbau kepada masyarakat, jika memasuki musim kemarau sebaiknya lebih waspada. Sebab lahan yang kering, dapat dengan mudah terbakar hanya karena percikan api dengan intensitas kecil sekalipun. Misalnya membuang puntung rokok sembarangan, itu juga bisa memicu kebakaran,” terang Goly.

Terkait hal ini, PPBK Kabupaten Malang berencana akan menambah jumlah armada pemadam kebakaran baru. Perlu diketahui, hingga saat ini, hanya ada 6 unit mobil pemadam kebakaran. Itupun dua diantaranya sudah tidak layak beroprasi karena faktor usia. “Rencananya kami bakal menambah satu unit mobil pemadam kebakaran dengan kapasitas 3 ribu liter,” ujar Goly saat ditemui MalangTIMES.com.

Top