Proses ekskavasi lanjutan secara vertikal oleh tim balai arkeolog Yogyakarta di situs Sekaran (Luqmanul Hakim/Malang Times)

Proses ekskavasi lanjutan secara vertikal oleh tim balai arkeolog Yogyakarta di situs Sekaran (Luqmanul Hakim/Malang Times)



MALANGTIMES - Penelitian kembali dilakukan untuk temuan situs Sekaran. 

Kali ini dilakukan langsung oleh Balai Arkegologi Yogyakarta. 

Penelitian lanjutan tersebut dilakukan untuk mengungkap Situs Sekaran yang ditemukan di Tol Malang - Pandaan (Mapan) secara tak sengaja oleh petugas proyek.

Ketua Tim Balai penelitian Balai Arkeolog Yogyakarta Herry Priswanto mengatakan penelitian tersebut merupakan penjajakan yang bertujuan untuk memperjelas temuan dari hasil ekskavasi yang telah dilakukan oleh BPCB Trowulan dan untuk melihat potensi akademis untuk pengembangan penelitian ke depan.

"Penelitian ini meneruskan pekerjaan BPCB sekaligus melihat potensi akademis penelitiannya" jelas Herry.

Proses ekskavasi lanjutan tersebut, dilakukan secara manual yang dilakukan secara vertical ke bawah. 

Penelitan tersebut, dilakukan selama 5 hari sejak Kamis (11/4/2019) hingga Senin (15/4/2019) nanti.

“Penelitan ini kita lakukan eksavasi secara vertical, tujuannya untuk menampakkan beberapa struktur yang sudah dilihat oleh BPCB. Secara horizontal mungkin sudah ditemukan bangunannya, tapi secara vertikal belum,” ujar Herry kepada MalangTIMES.

Penelitian secara vertikal tersebut, difokuskan untuk menemukan lapisan budaya dari situs Sekaran tersebut. 

Lapisan budaya sendiri dikatakan Herry merupakan lapisan tanah dari lokasi pada saat bangunan tersebut digunakan di masa lalu.

Sebelumnya penelitian situs Sekaran tersebut telah dilakukan oleh tim BPCB Trowulan dengan ekskavasi yang telah dilakukan selama 10 hari dengan hasil sementara merupakan peninggalan zaman pra Majapahit. 

End of content

No more pages to load