Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachyuningsih. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachyuningsih. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Beragam fasilitas selalu diberikan Pemkot Batu untuk pelajar di Kota Batu. Pada tahun 2019 ini, Pemkot Batu memberikan kesempatan bagi mereka yang meraih juara I di tingkat provinsi untuk terbang ke Singapura.

Sebelumnya, agar bisa terbang ke Singapura, harus meraih nilai 100. Ternyata untuk tahun ini tidak perlu sulit-sulit. Ya asalkan bisa mengharumkan nama Kota Batu dengan mendapatkan juara pertama di tingkat provinsi.

“Tidak perlu menunggu meraih nilai ujian 100 dalam ujian nasional. Selarang juara I di provinsi, kami beri reward ke Singapura juga,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Eny Rachyuningsih. 

Saat di Singapura, mereka akan mengunjungi sekolah terbaik agar lebih termotivasi untuk terus menorehkan prestasi. Ya mereka bukan hanya sekadar berlibur, tetapi juga studi lapangan.

“Ke Singapura bukan hanya sekadar jalan-jalan. Tapi di sana akan dapat pengalaman, supaya ke depannya itu semakin termotivasi menempuh pendidikan,” imbuhnya. 

Pada  2018, ada 32 pelajar yang berhasil mendapatkan kesempatan ke Singapura cuma-cuma. Ya karena mereka telah berjuang mendapatkan nilai 100 di ujian nasional.

“Dengan ditambahnya indikator juara satu ini Jatim ini, tentunya agar bisa mendorong pelajar  untuk terus mengharumkan nama Kota Batu melalui prestasi,” tambah mantan kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja itu. 

Tidak hanya itu. Pada 2019 ini Pemkot Batu melalui Dinas Pendidikan mengalokasikan anggaran khusus sebesar Rp 2 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk beasiswa bagi pelajar yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi.

Beasiswa tersebut tidak hanya diperuntukkan khusus untuk jurusan pertanian dan pariwisata. Tetapi juga berlaku untuk semua jurusan.

End of content

No more pages to load