Rakor Kemen PUPR dalam percepatan serah terima aset yang diikuti oleh DPKPCK Kabupaten Malang. (DPKPCK Kabupaten Malang)

Rakor Kemen PUPR dalam percepatan serah terima aset yang diikuti oleh DPKPCK Kabupaten Malang. (DPKPCK Kabupaten Malang)



MALANGTIMES - Pembangunan rumah sewa susun sederhana (rusunawa) aparat sipil negara (ASN) Kabupaten Malang telah rampung secara fisik. Kini, hanya menyisakan proses perawatan gedung yang menelan anggaran sekitar Rp 16,1 miliar dari dana pusat (APBN) serta pelaksanaannya dikawal  TP4D (tim pengawal dan pengaman pemerintah dan pembangunan daerah) itu.

Proses penyelesaian pembangunan fisik tersebut diikuti dengan percepatan persyaratan administrasi dalam rangka serah terima. Yakni dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang ke Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), yang ditarget bisa terlaksana Mei mendatang.

Hal ini sebagai bagian percepatan dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang. Sehingga rusunawa yang memiliki  54 unit kamar dengan tipe 36 itu bisa segera difungsikan.

"Ini target kami untuk mempercepat proses serah terima. Sehingga rusunawa ASN bisa segera difungsikan. Karena itu, kami ikut dalam rakor Kemen PUPR di Surabaya kemarin (11/04/2019) sebagai bagian dalam percepatan tersebut," kata Wahyu Hidayat, kepala DPKPCK Kabupaten Malang, Jumat (12/04/2019).

Dalam rakor tersebut, DPKPCK Kabupaten Malang mengikuti berbagai kegiatan terkait  mekanisme serah terima dan pengelolaan rusunawa. Sehingga, pihaknya bisa mengambil tindakan cepat terkait proses administrasi serah terima rusunawa ASN Kabupaten Malang.

Beberapa syarat administrasi serah terima yang kini sedang dikebut oleh DPKPCK Kabupaten Malang, menurut Wahyu, adalah surat bukti kepemilikan tanah, surat IMB, dan surat usulan pengelolaan rusunawa. "Itu syaratnya dan kami yakin untuk kelengkapan itu tidak akan lama. Maka kami target bulan Mei sudah bisa dilakukan serah terima rusunawa ASN ini," ujar doktor ilmu sosial ini. 

Disinggung terkait antusiasme ASN sebagai calon penyewa rusunawa, Wahyu menyampaikan pihaknya sudah melayangkan surat edaran terkait hal tersebut. Mantan kepala Dinas Pengairan Pemkab Malang ini menyebutkan, antusiasme ASN untuk menjadi penyewa rusunawa ASN tinggi. Buktinya, sudah cukup banyak ASN  yang  mendaftarkan diri.

Antusiasme calon penyewa dari ASN yang sudah disepakati adalah yang masih belum memiliki keluarga atau lajang. Inilah yang juga membuat DPKPCK Kabupaten Malang, berupaya keras memenuhi segala syarat untuk proses serah terimanya.

"Saya pikir semakin cepat akan lebih bermanfaat. Baik bagi calon penyewa maupun bagi pengelolanya nanti. Tentu juga bagi pendapatan asli daerah di tahun ini," pungkas Wahyu.

End of content

No more pages to load