Suasana konferensi pers jelang laga leg kedua final Piala Presiden 2019 di Malang. (Foto: Dokumen MalangTIMES)

Suasana konferensi pers jelang laga leg kedua final Piala Presiden 2019 di Malang. (Foto: Dokumen MalangTIMES)



MALANGTIMES - Menjelang laga leg kedua final Piala Presiden 2019 antara Arema FC dengan Persebaya, semangat menyambut kemenangan sudah digelorakan Aremania dan Aremanita atau para suporter Arema FC. Optimis tim Singo Edan bisa menyabet gelar juara, sejumlah agenda pun disiapkan. Mulai dari kirab piala hingga pesta kemenangan. 

Dedengkot Aremania, Sam Ade d'Kross mengungkapkan bahwa jika Arema FC juara maka akan langsung dilakukan rapat internal aparat kepolisian dan manajemen untuk menyusun rencana selebrasi. "Kalaupun laga nanti golnya imbang 1-1 kan Arema FC sudah juara. Malamnya langsung akan ada rapat koordinasi internal, untuk di Kota Malang akan diagendakan kirab," ujarnya. 

Pria yang juga pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Malang itu mengungkapkan, dua bus Macyto disiapkan untuk mengarak pemain dan piala berkeliling di Kota Malang. "Kami usulkan, mencontoh di Barcelona, di sana pemain dan piala dikirab bus seperti Macyto itu keliling di kota-kota. Sementara para fans bertepuk tangan dan bernyanyi di sepanjang jalan," tuturnya. 

"Aremania dulu trendsetter, tapi kalau ada yang positif kan tidak masalah meniru. Kalau nanti saat piala dikirab dan semua Aremania di pinggir jalan menyambut kemenangan itu kan lebih tertib," tambah pria yang juga musisi ini. 

Meski demikian, dia tidak membatasi bila nantinya Aremania dan Aremanita ingin berkonvoi. "Jadi kirab, bukan konvoi. Tetapi jika berujung konvoi ya melihat situasi dan kondisi di lapangan. Ini hanya anjuran atau saran bagi adik-adik, secara teknis nanti akan dikoordinasikan lebih lanjut," tegasnya.

Ade menambahkan, Pemkot Malang juga bakal menyiapkan gelaran khusus selebrasi kemenangan Arema FC. "Jika menang nanti juga disiapkan Pesta Juara di halaman Balai Kota Malang pada 27 April, malam," sebutnya.

Sementara itu, Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri mengungkapkan bahwa memang ada kemungkinan konvoi bila Arema memenangkan pertandingan. Namun dirinya masih belum bisa memastikan hal tersebut. "Kami menunggu informasi lebih lanjut dari temen-temen Arema," kata dia.

"Nanti kita akan rapatkan terkait konvoi tersebut setelah pertandingan. Terkait apa yang diperbolehkan, apa yang tidak," jelasnya. Pihaknya pun masih akan merapatkan terkait konvoi tersebut usai pertandingan. "Berharapnya, konvoi selesai pada saat kemenangan. Mereka konvoi, sudah," pungkasnya.

End of content

No more pages to load