Situasi saat reka ulang adegan kasus pengeroyokan DNA pembunuhan di Gadang (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Situasi saat reka ulang adegan kasus pengeroyokan DNA pembunuhan di Gadang (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Satreskrim Polres Malang Kota berupaya keras menuntaskan kasus pengeroyokan hingga menyebabkan korban meninggal dunia Suyono (34), warga Baran, Gondanglegi, Kabupaten Malang. Bahkan, saat ini petugas juga tengah melakukan perburuan terhadap KO, pelaku kedelapan dalam aksi pengeroyokan yang masih belum tertangkap.

"Pelaku masih kita kejar, namun saat ini keberadaannya masih belum diketahui. Tapi kita sudah terbitkan KO dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," jelasnya (11/4/2019).

Sebelumnya, petugas telah berupaya melakukan pencarian KO ke kediamannya, dan ke rumah beberapa rekannya  maupun ke tempat ia biasa nongkrong. Namun upaya tersebut, masih belum membuahkan hasil. "Kalau untuk perannya KO ini dia ikut memukul korban (Suyono). Dan arahnya nanti memang dia sebagai tersangka," terangnya

Maka dari itu, petugas juga mengimbau agar pelaku segera menyerahkan diri, sebab jika tidak, tentu akan ada konsekuensi tegas yang akan ditanggung pelaku.

Sebelumnya, tujuh dari delapan pelaku pengeroyokan dan penusukan terhadap Suyono berhasil ditangkap petugas tak lama usai penemuan jasadnya di Jembatan Gadang. Empat dari tujuh pelaku tersebut masih berusia di bawah umur.

Tujuh pelaku tersebut yakni AW (21) warga, Arjowinangun, Kedungkandang, IBS (17), warga, Arjowinangun, Kedungkandang, ADY (24), beralamat di Jalan Mayjen Sungkono, Kota Malang, SW (20) warga Bumiayu, Kedungkandang, DR (17), warga Karangploso, Kabupaten Malang, BL (15), warga Sukun, Kota Malang, KA (15), warga Teluk Grajakan, Blimbing.

End of content

No more pages to load