Salah satu jalan yang masuk dalam trouble spot yakni Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Salah satu jalan yang masuk dalam trouble spot yakni Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Polres Batu bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) telah melakukan survei jalan untuk kesiapan Hari Raya Idul Fitri mendatang. Dalam hasil survei itu telah dipetakan jalur trouble spot dan black spot.

Jalur black spot merupakan jalan yang masuk dalam daerah rawan kecelakaan. Ada  tiga titik, yakni di Jalan Panglima Sudirman di Kecamatan Batu, Jalan Raya Kasembon di Kecamatan Kasembon (Kabupaten Malang), dan Jalan Manan Wijaya di Kecamatan Ngantang (Kabupaten Malang).

Lalu trouble spot yakni merupakan titik-titik yang bermasalah menyebabkan kemacetan lalu lintas. Terdapat empat titik. Masing-masing berada di simpang tiga Pendem, Jalan Dewi Sartika Bawah dan Atas, serra Jalan Trunojoyo.

Kasat Lantas Polres Batu AKP Dyana Suci Listyawati mengatakan, setelah melakukan survei, beberapa jalan harus ditindaklanjuti. Seperti rekomendasi black spot di Jalan Panglima Sudirman akan ditambahkan pita kejut.

“Jalan ini sebenarnya sarana dan prasarananya sudah bagus. Tapi dari arah barat ke timur menurun. Sehingga banyak pengendara berkecepatan tinggi. Jadi, perlu adanya pita kejut,” kata Dyana.

Terlebih di jalur tersebut kerap terjadi kecelakaan. Terlebih di Jalan Panglima Sudirman terjadi laka tunggal yang mengakibatkan korban meninggal di lokasi kejadian.

Lalu area trouble spot di Jalan Trunojoyo hingga Jalan Mawar ke arah Songgoriti yang terletak di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, akan dipasang traffic light. Adanya fasilitas ini karena adanya penyempitan jalan dikarenakan titik parkir liar dan pedagang kaki lima. “Karena daerah ini ada penyempitan atau bottle neck, sehingga akan kami tambah traffic light,” imbuhnya. 

Beberapa fasilitas yang akan ditambahkan itu, lanjut Dyana, akan segera dipasang sebelum masuk arus mudik. Menurut dia,  titik trouble spot tersebut akan ditindaklanjuti dengan melakukan rekaya lalu lintas. Dengan adanya hal tersebut, wisatawan yang datang ke Kota Batu nyaman dan aman sampai di tempat wisata. “Jadi, bagi pengendara yang hanya lewat saja juga merasa aman dan nyaman saat berkendara,” harapnya.