UIN Maulana Malik Ibrahim/UIN Malang. (Foto: Istimewa)

UIN Maulana Malik Ibrahim/UIN Malang. (Foto: Istimewa)



MALANGTIMES - Setelah menjalani proses reakreditasi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang berhasil meraih lagi akreditasi A dari BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi).

Sertifikat akreditasi A tersebut berlaku selama lima tahun. Terhitung sejak 9 April 2019 hingga 9 April 2024. Akreditasi A UIN Malang didapat sesuai SK BAN-PT bernomor 166/SK/BAN-PT/Akred/PT/IV/2019.

Skor yang diperoleh UIN Malang kali ini 366. Skor ini naik dari skor sebelumnya yakni 364. Sebelumnya, UIN Malang memang telah terakreditasi A.

Keberhasilan UIN Maliki Malang mempertahankan akreditasi ini berkat kerja keras dari seluruh warga UIN Malang. Hal ini dinyatakan oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Prof Dr Abdul Haris MAg.

"Alhamdulillah kita reakreditasi institusi ini mendapat peringkat A. Ini karena kerja keras semua pihak, baik pimpinan maupun para dosen dan tenaga kependidikan. Semua komponen keluarga besar UIN Maulana Malik Ibrahim mendukung untuk memberikan yang terbaik," ujarnya kepada MalangTIMES saat ditemui di ruangannya, Kamis (11/4). "Saya atas nama pimpinan juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak," imbuhnya.

Visitasi dari para asesor pun berjalan dengan lancar. Seluruh data yang ada di borang sesuai dengan apa yang ada di UIN Malang.

Dikatakan Haris, dengan diraihnya akreditasi A ini, UIN Malang akan lebih meningkatkan kualitasnya. "Dengan mendapat peringkat A ini, berarti kita juga punya tanggung jawab memikul amanah. Terkait dengan itu maka semua harus kita tingkatkan lebih daripada apa yang sekarang ada ini," tegasnya.

Lebih lanjut Haris menyatakan, UIN Malang akan meningkatkan kualitas mulai dari tata kelola, Tri Dharma Perguruan Tinggi, fasilitas, jurnal, percepatan guru besar, dan lain-lain.

"Itu semuanya harus dikelola dengan sebaik-baiknya sehingga peringkat ini menunjukkan yang sesungguhnya bahwa UIN Maulana Malik Ibrahim pantas memperoleh peringkat A itu," tandasnya.

Untuk diketahui, dari 39 prodi (program studi) di UIN Malang, yang telah terakreditasi A berjumlah di atas 50 persen. Sedangkan guru besar di UIN Malang kini berjumlah 10.

Dikatakan Haris, UIN Malang terus akan menambah jumlah guru besar. Untuk tahun ini, diharapkannya bertambah minimal 3 orang. Nantinya di tahun 2021, UIN Malang menargetkan guru besar berjumlah 20. "Nanti sampai 2021 mudah-mudahan di atas 20," pungkasnya.

 

End of content

No more pages to load