Penyidik KPK yang baru saja datang di ruang pemeriksaan (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Penyidik KPK yang baru saja datang di ruang pemeriksaan (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kembali melakukan pemeriksaan terkait kasus suap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Malang tahun anggaran 2015.

Kali ini (10/4/2019), direncanakan 14 saksi akan diperiksa di ruang Sanika Satyawada Polres Malang Kota oleh tim penyidik KPK.  "Ada sekitar 14 saksi kayaknya," ungkap Febri Diansyah, juru bicara KPK, ketika dihubungi MalangTIMES (9/4/2019).

Dari 14 saksi yang akan diperiksa KPK tersebut, saat ini masih belum diketahui pasti siapa nama-namanya. Namun dari informasi yang didapat, nama-nama saksi di antaranya Dahat Sihbagyanto (kepala bidang tata ruang DPUPR Kota Malang), Mulyono, dan Oemy Sugiati (istri mantan Ketua DPRD Kota Malang Arief Wicaksono).

Tiba di Polres Malang Kota sekitar pukul 09.40 WIB, para penyidik KPK langsung memasuki ruangan dengan membawa sebuah koper warna hitam. Saat ini dari pantauan di lapangan, terperiksa Dahat Sihbagyanto dan  Mulyono sudah memasuki ruangan pemeriksaan.

Ruang pemeriksaan sendiri digelar tertutup. Namun anehnya, jika biasanya pemeriksaan KPK dijaga oleh pihak kepolisian, dalam agenda pemeriksaan hari ini, tak tampak personel kepolisian yang menjaga. Awak media sendiri hanya bisa menunggu di luar ruangan pemeriksaan.

Sebelumnya (9/4/2019), KPK melakukan pemeriksaan terhadap Wali Kota Malang Sutiaji, Sekda Kota Malang Wasto, Teddy Soemarna (kabid bina marga Dinas PUPR tahun 2015), mantan Kasubag Perencanaan dan Keuangan DPUPPB Kota Malang Retno Anggiri Purwandani. Juga mantan Sekretaris BPKAD Kota Malang Totok Kasianto, mantan anggota DPRD Kota Malang Subur Triono, anggota DPRD Kota Malang Tutuk Haryani, dan Tri Oki.

End of content

No more pages to load