Alissa Wahid saat berbicara dalam Dialog Kebangsaan di UMM. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

Alissa Wahid saat berbicara dalam Dialog Kebangsaan di UMM. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)



MALANGTIMES - PR untuk mewujudkan Indonesia Emas tidak sederhana. Namun, Indonesia Emas 2045 sangat mungkin diwujudkan. Hal ini dinyatakan oleh putri Presiden Indonesia ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dalam gelaran Dialog Kebangsaan yang digelar di Aula Gedung Kuliah Bersama IV lantai 9 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (9/4).

Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian tersebut menyatakan, generasi milenial memiliki kekuatan untuk mewujudkan Indonesia Emas. Salah satunya dengan perilaku tidak apatis terhadap politik dan tidak diam terhadap apa yang terjadi di sekitar kita.

"Adik-adik semua (mahasiswa yang hadir) hidup di dalam dunia yang tanpa batas dan itu membuat adik-adik punya keunggulan," ujarnya dalam gelaran dialog yang dimoderatori putri bungsu Gus Dur, Inayah Wahid tersebut.

Keunggulan tersebut ada pada dunia digital yang jika dimanfaatkan dengan benar mampu mendorong perubahan sosial.

Alissa kemudian mencontohnya satu kasus di tahun 2012 mengenai TKI Satinah yang akan dihukum pancung kalau tidak bisa membayar biaya Rp 21 miliar karena telah membunuh majikan lantaran melindungi diri. "Netizen Indonesia, anak-anak muda mengambil keputusan saweran Rp 2,8 miliar dalam waktu sekian hari. Itu kekuatan dunia digital dan kekuatan anak muda Indonesia," imbuh Alissa.

Satu contoh lagi yakni mengenai KPK yang mengajukan anggaran gedung KPK pada tahun 2014, namun palu tak kunjung diketuk.  "Netizen turun tangan, saweran dapat Rp 400 juta. Rp 400 juta nggak cukup untuk membangun gedung, tetapi support yang begitu kuat dari warga itu membuat DPR akhirnya mengetuk palu untuk membuat gedung KPK yang baru," ceritanya.

Untuk itu, Indonesia Emas butuh para milenial untuk membagikan ruang dirinya kepada kehidupan berbangsa dan bernegara. "Kekuatan ada pada adik-adik dan dunia tanpa batas di bawah adik-adik untuk mendorong perubahan sosial, mengawal supaya Indonesia menjadi Indonesia yang berkeadilan," tandasnya.

Untuk diketahui, dalam mewujudkan Indonesia 2045 sebagai Indonesia Emas, kuncinya menurut Alissa adalah bangunan kenegaraan yang baik dan yang berkeadilan; sistemnya adalah sistem yang berintegritas; serta persatuan dan kesatuan terus terjaga.

Selain itu, Indonesia juga harus memiliki masyarakat yang sejahtera. Untuk itu, manusia Indonesia harus mandiri dan berdikari. "Sejahtera itu bagian dari kita menjadi manusia yang mandiri dan berdikari. Kita bisa menjadi Indonesia yang besar kalau mampu menyangga diri sendiri," pungkasnya.

End of content

No more pages to load