Tim DPUPR Kota Batu saat menambal jalan di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo. (Foto: DPUPR Kota Batu for BatuTIMES)

Tim DPUPR Kota Batu saat menambal jalan di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo. (Foto: DPUPR Kota Batu for BatuTIMES)


Editor

Heryanto


MALANGTIMES - Menggunakan aspal yang dicampur dengan plastik rupanya bakal mulai diaplikasikan dibeberapa sudut jalan di Kota Batu. 

Hal ini dilakukan selain untuk mengurangi sampah plastik, karena selama ini dirasa kesulitan untuk mendapatkan aspal.

Kepala Bidang Bina Marga Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Alfi Nurhidayat mengatakan, terobosan inovasi itu mulai diaplikasikan di Kota Batu bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu.

“Rencananya kita akan lakukan tahun ini. Nanti lapisan perkerasan aspal campuran limbah plastik. Ini juga upaya untuk mengurangi sampah plastik,” ungkap Alfi. 

Menurutnya dengan memanfaatkan sampah plastik itu melihat banyaknya sampah yang dibuang membahayakan lingkungan. 

Sehingga inovasi ini akan mengurangi sampah plastik yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Tlekung.

“Saat ini masuk uji coba oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Nanti kami akan lakukan uji gelar di salah satu jalan di Kota Batu dulu,” imbuhnya.

“Ya semoga dengan cari ini nantinya bisa membantu permasalahan sampah plastik di Kota Batu,” kata pria yang juga dosen ini.

Menggunakan sampah plastik itu membuat jalan lebih tahan lama terhadap perubahan cuaca, terhadap banjir, dan cuaca ekstrim, dan dingin. 

Dan juga memiliki kapasitas membawa air lebih sedikit dari jalan normal serta mampu bertahan tiga kali dari jalan konvensional.

Tidak hanya bisa mengurangi limbah sampah, cara ini ternyata hanya membutuhkan sedikit biaya. 

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Arief As Assidiq menambahkan siap bekerjasama terlebih untuk mengurangi sampah plastik.

“Kita siap bersinergi tentunya. Apalagi sekarang itu kita masih belum punya alat untuk mengurangi sampah plastik ini,” ujar Arief. 

Dengan hadirnya inovasi itu lanjutnya menuntaskan permasalahan sampah plastik di Kota Batu.

End of content

No more pages to load